BCA Sekuritas
langid
Berita Harian

PT PAL-BRIN WUJUDKAN GALANGAN KAPAL HIJAU DUKUNG INDUSTRI PERKAPALAN

Kategori

Ekonomi Bisnis

Terbit Pada

03 August 2026

21446077

IQPlus, (3/8) - PT PAL Indonesia bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berkolaborasi mewujudkan transformasi green shipyard (galangan kapal hijau/ramah lingkungan) demi mendukung pertumbuhan industri perkapalan nasional.

"Kolaborasi komitmen BRIN dalam memperkuat ekosistem riset nasional untuk mendukung transformasi industri perkapalan," kata Direktur Utama PT PAL Indonesia Kaharuddin Djenod di Surabaya, Jawa Timur, Senin.

Kaharuddin mengatakan kolaborasi dengan BRIN akan memperkuat kemampuan riset terapan, mempercepat penguasaan teknologi, dan mendukung transformasi PT PAL menuju galangan kapal modern yang lebih hijau, efisien, dan kompetitif.

Menurut dia, langkah ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yakni memperkuat sinergi antara industri, lembaga riset, dan perguruan tinggi dalam memperkuat kemandirian industri perkapalan nasional.

PT PAL dan BRIN juga membahas rencana implementasi kolaborasi pada riset terapan, pengembangan teknologi maritim, hilirisasi hasil penelitian, serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM).

"Implementasi teknologi rendah emisi dan efisiensi energi sebagai bagian dari transformasi menuju green shipyard," ujarnya.

Wakil Kepala BRIN Amarulla Octavian pun mengapresiasi kapabilitas PT PAL Indonesia sebagai industri strategis nasional yang memiliki peran penting dalam memperkuat ekosistem maritim Indonesia.

Ia memastikan BRIN siap berkolaborasi dengan PT PAL untuk mendorong kemajuan industri perkapalan nasional.

Selain pengembangan teknologi, kata dia, kolaborasi juga berfokus pada transformasi industri menuju green shipyard.

Salah satu target utama yang ingin didorong bersama, lanjut dia, adalah mewujudkan green shipyard sehingga setiap produk utama yang dihasilkan PT PAL berasal dari proses produksi yang ramah lingkungan, efisien, dan berbasis inovasi.

Ia berharap transformasi menuju green shipyard tidak hanya meningkatkan daya saing industri perkapalan nasional tetapi juga memperluas akses PT PAL ke pasar global.

Terlebih, tuntutan terhadap standar keberlanjutan yang semakin tinggi di pasar internasional menjadi peluang bagi industri nasional untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing komersial.

"Pasar global semakin menuntut standar keberlanjutan. Karena itu, transformasi ini akan memperkuat kapasitas komersial PT PAL," kata Octavian. (end/ant)