PROYEK CA-EDC CHANDRA ASRI CAPAI 50 PERSEN, PERKUAT KETAHANAN INDUSTRI KIMIA NASIONAL
Share via
Terbit Pada
13 April 2026
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 13-04-2026, 09:41:am
10245166
IQPlus, (13/4) - PT Chandra Asri Pacific Tbk (IDX: TPIA) melalui anak usahanya, PT Chandra Asri Alkali (CAA), mencatat progres signifikan dalam pembangunan pabrik Chlor Alkali dan Ethylene Dichloride (CA-EDC) di Cilegon, Banten. Hingga April 2026, pembangunan fasilitas strategis tersebut telah mencapai 50 persen dan kini memasuki fase puncak konstruksi (peak progress phase).
Perseroan menyatakan proyek ini menjadi langkah penting dalam memperkuat ketahanan industri kimia nasional, sekaligus mendukung terciptanya ekosistem industri dalam negeri yang lebih mandiri dan resilien. Kehadiran fasilitas CA-EDC diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi bahan kimia dasar di dalam negeri dan mengurangi ketergantungan terhadap impor.
Pabrik CA-EDC merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) dengan nilai investasi sekitar USD800 juta. Proyek ini sebelumnya mendapat dukungan melalui penandatanganan Conditional Share Subscription Agreement (CSSA) antara Chandra Asri Group, Danantara Indonesia, dan Indonesia Investment Authority (INA).
Manajemen Chandra Asri Group menjelaskan, proyek ini memiliki peran strategis dalam menekan impor caustic soda dan ethylene dichloride (EDC), dua bahan baku utama yang sangat dibutuhkan berbagai sektor industri nasional, mulai dari manufaktur, pengolahan air, tekstil, hingga industri kimia turunan lainnya. Langkah ini sejalan dengan agenda hilirisasi industri yang tengah didorong pemerintah guna mempercepat transformasi ekonomi jangka panjang Indonesia.
Selain dampak terhadap penguatan industri nasional, proyek ini juga memberikan kontribusi langsung terhadap perekonomian. Selama fase konstruksi, pembangunan pabrik telah menyerap sekitar 3.000 tenaga kerja. Setelah fasilitas beroperasi penuh, proyek ini diproyeksikan menciptakan sekitar 250 lapangan kerja baru secara permanen.
Dengan capaian konstruksi yang telah menembus 50 persen, Chandra Asri optimistis proyek CA-EDC dapat selesai sesuai target dan menjadi tonggak penting dalam memperkuat kemandirian industri kimia nasional, sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia di sektor manufaktur berbasis bahan baku domestik. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
