BCA Sekuritas
    langid
    Berita Harian

    PI NIAGA DAN SEMEN BATURAJA SEPAKATI KOLABORASI PERDAGANGAN CLAY

    Terbit Pada

    11 March 2026

    Saham Terkait

    Terakhir diperbarui: 27-01-2026, 04:30:pm

    06938222

    IQPlus, (11/3) - PT Pupuk Indonesia Niaga (PI Niaga) menjalin kolaborasi strategis dengan PT Semen Baturaja (Persero) Tbk melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) mengenai kerja sama perdagangan komoditas clay.

    Penandatanganan kesepakatan ini dilakukan oleh Direktur Utama PI Niaga, Trudo HD, bersama Direktur Utama PT Semen Baturaja, Suherman Yahya. Acara tersebut berlangsung di Kantor Pusat PI Niaga di Jakarta pada Selasa (10/3).

    Kesepakatan ini menjadi langkah penting bagi kedua perusahaan dalam memaksimalkan peluang bisnis di sektor komoditas industri.

    Dalam skema kerja sama tersebut, PI Niaga berperan sebagai Arranger Buyer yang bertugas mengelola pemenuhan kebutuhan konsumen.

    Sementara itu, PT Semen Baturaja akan bertindak sebagai produsen yang memastikan ketersediaan pasokan clay, baik yang berasal dari tambang milik sendiri maupun melalui kemitraan, dengan spesifikasi teknis sesuai kebutuhan.

    Direktur Utama PI Niaga, Trudo HD, menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk memperluas portofolio perdagangan di luar sektor pupuk.

    "Kami melihat potensi besar dalam komoditas clay untuk memenuhi kebutuhan berbagai sektor, mulai dari Pupuk Indonesia Grup hingga pasar industri lainnya. PI Niaga juga menyambut baik hadirnya alternatif sumber daya clay dari PT Semen Baturaja yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan bahan baku di lingkungan PI Grup maupun untuk pengembangan pasar di luar PI Grup. Sinergi ini merupakan wujud nyata kolaborasi antar-entitas yang saling menguntungkan dan memberikan nilai tambah," ujarnya.

    Lebih lanjut, Trudo menegaskan bahwa pelaksanaan kerja sama tersebut akan tetap mengedepankan tata kelola perusahaan yang baik.

    "Seluruh proses bisnis dalam kerja sama ini wajib berlandaskan pada prinsip Good Corporate Governance (GCG) dan iktikad baik guna memastikan keberlanjutan bisnis yang transparan dan akuntabel," tegasnya. (end)