BCA Sekuritas
langid
Berita Harian

PERTAGAS GROUP PERLUAS LAYANAN ENERGI DI KEK SEI MANGKEI

Kategori

Ekonomi Bisnis

Terbit Pada

18 June 2026

16836545

IQPlus, (18/6) - Subholding Gas Pertamina terus memperkuat dukungannya terhadap pertumbuhan industri hilir di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Sumatera Utara, melalui penyediaan energi gas bumi yang andal bagi pelaku industri.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui sinergi PT Pertamina Gas (Pertagas) sebagai penyedia infrastruktur energi dan anak perusahaannya, PT Pertagas Niaga (PTGN) sebagai penyedia layanan gas bumi bagi pelanggan industri di kawasan tersebut.

Dukungan tersebut kembali ditunjukkan melalui kesiapan operasional PT Guthrie International Sei Mangkei Refinery (GISMR), perusahaan pengolahan dan pemurnian kelapa sawit yang berlokasi di KEK Sei Mangkei.

PTGN melaksanakan proses Gas-In dan commissioning sebagai bagian dari tahapan menuju operasi komersial penuh fasilitas tersebut pada Juni 2026.

Kehadiran GISMR menambah jumlah pelanggan industri yang memanfaatkan gas bumi di KEK Sei Mangkei.

Sebelumnya, PTGN telah menyalurkan gas bumi kepada PT Evyap Sabun Indonesia (ESI), perusahaan oleochemical yang beroperasi di kawasan tersebut, dengan volume pasokan mencapai 3.800 MMBTUD.

Pemanfaatan gas bumi oleh berbagai sektor industri di KEK Sei Mangkei menunjukkan semakin pentingnya peran energi gas dalam mendukung efisiensi operasional, peningkatan produktivitas, dan pengembangan industri hilir nasional.

Direktur Utama PT Pertamina Gas, Indra P Sembiring, mengatakan bahwa pengembangan pemanfaatan gas bumi di KEK Sei Mangkei merupakan bagian dari upaya Pertagas Group sebagai bagian dari Subholding Gas Pertamina untuk menghadirkan energi yang mendukung pertumbuhan industri dan investasi di kawasan strategis nasional.

"Kehadiran gas bumi tidak hanya mendukung kebutuhan energi pelanggan secara andal, tetapi juga menjadi pendorong pertumbuhan industri di kawasan. Melalui sinergi antara Pertagas dan PTGN, kami terus menghadirkan solusi energi yang terintegrasi guna mendukung pengembangan industri hilir yang lebih efisien, kompetitif, dan berkelanjutan," ujar Indra. (end)