BCA Sekuritas
langid
Berita Harian

PERKUAT USAHA INTI, PPRO ALIHKAN ASET HOTEL KE HIN LEWAT MEKANISME INBRENG

Terbit Pada

03 July 2026

Saham Terkait

Terakhir diperbarui: 25-06-2026, 04:24:pm

18333853

IQPlus, (3/7) - PT PP Properti Tbk (PPRO) mengumumkan rencana transaksi afiliasi berupa pengalihan aset hotel miliknya, Prime Park Hotel Bandung, kepada PT Hotel Indonesia Natour ("HIN").

Langkah strategis yang dipublikasikan melalui keterbukaan informasi pada Kamis (2/7/2026) ini disepakati dengan nilai pengalihan sebesar Rp133.010.700.000,- (seratus tiga puluh tiga miliar sepuluh juta tujuh ratus ribu Rupiah). Aset properti yang menjadi objek transaksi tersebut berlokasi di Jl. P.H.H. Mustofa No. 47-57, Cibeunying Kaler, Kota Bandung, Jawa Barat. Mekanisme transaksi ini akan dilakukan melalui dua tahapan utama yang berjalan secara simultan.

Pertama, Perseroan akan melakukan inbreng aset hotel yang ditukar dengan penerbitan Saham Baru Seri C oleh HIN. Pada waktu yang bersamaan, PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney selaku induk usaha HIN akan membeli saham Seri C yang diterima Perseroan tersebut secara tunai. Pelaksanaan pengalihan ini masih tunduk pada pemenuhan seluruh persyaratan pendahuluan (conditions precedent) yang diatur dalam perjanjian. Hubungan afiliasi dalam transaksi ini terjadi karena baik HIN maupun Perseroan berada di bawah pengendalian pihak yang sama secara tidak langsung. HIN merupakan anak usaha dari InJourney, sedangkan Perseroan merupakan anak usaha dari PT PP (Persero) Tbk.

Kedua induk perusahaan tersebut merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dikendalikan oleh Negara Republik Indonesia, dengan PT Danantara Asset Management ("DAM") bertindak sebagai pemegang saham Seri B pada masing-masing induk perusahaan.

Manajemen Perseroan menjelaskan bahwa aksi korporasi ini didasarkan pada pertimbangan bisnis yang matang, terutama untuk mendukung optimalisasi portofolio investasi. Pengalihan aset hotel ini sejalan dengan arahan Badan Pengaturan (BP) BUMN dan DAM untuk mengonsolidasikan aset hotel BUMN ke dalam entitas yang fokus di bidang perhotelan.

Bagi PP Properti, transaksi ini diharapkan dapat menghasilkan arus kas masuk guna memperkuat likuiditas dan modal kerja, serta meningkatkan fokus usaha pada sektor pengembangan properti inti. (end)