BCA Sekuritas
langid
Berita Harian

PERKUAT SINERGI AFILIASI, KB BANK KUCURKAN FASILITAS KREDIT RP200 MILIAR KE SKBF

Terbit Pada

03 August 2026

Saham Terkait

Terakhir diperbarui: 22-07-2026, 04:11:pm

21441550

IQPlus, (03/8) - PT Bank KB Indonesia Tbk (IDX:BBKP) atau KB Bank secara resmi memperpanjang fasilitas kredit modal kerja (working capital revolving) sebesar Rp200 miliar kepada perusahaan pembiayaan PT Sunindo Kookmin Best Finance (SKBF). Persetujuan transaksi afiliasi ini disahkan pada 30 Juli 2026 dan telah dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta Bursa Efek Indonesia (BEI) sesuai dengan ketentuan POJK No.42/POJK.04/2020.

Perpanjangan fasilitas kredit berjangka waktu 12 bulan ini akan berlaku hingga 1 Agustus 2027. Fasilitas pinjaman berupa uncommitted cash loan tersebut dikenakan suku bunga Compounded 3-Month IndONIA + 1,5% p.a., yang ditinjau setiap tiga bulan sekali. Selain itu, transaksi ini dikenakan biaya provisi dan administrasi masing-masing sebesar 0,00125% p.a. dari limit kredit (setara Rp2.500.000).

Secara struktur kepemilikan, baik KB Bank maupun SKBF berada di bawah naungan grup keuangan asal Korea Selatan, KB Financial Group Inc. KB Bank dimiliki oleh KB Kookmin Bank Co., Ltd. dengan porsi saham 66,88%, sedangkan SKBF dimiliki oleh KB Capital Co., Ltd. sebesar 85%. Oleh karena itu, transaksi penyaluran kredit ini dikategorikan sebagai transaksi afiliasi secara tidak langsung.

Direktur Utama KB Bank, Kunardy Darma Lie, menyampaikan bahwa perpanjangan kredit ini mempertimbangkan kinerja industri pembiayaan multifinance yang tetap sehat dengan proyeksi pertumbuhan piutang sebesar 6-8% pada 2026. Selain itu, kinerja keuangan SKBF menunjukkan tren pertumbuhan yang positif selama dua tahun terakhir.

Berdasarkan laporan manajemen, pendapatan SKBF tumbuh berkesinambungan dari 11,53% pada FY2024, naik menjadi 13,13% pada FY2025, dan mencapai 10,71% pada Semester I-2026. Pertumbuhan pembiayaan SKBF juga tercatat kuat sebesar 16,64% (FY2024) dan 13,55% (FY2025). Dari sisi margin, Net Interest Margin (NIM) SKBF terus meningkat dari 4,13% (FY2024) menjadi 4,66% (FY2025), hingga menyentuh 6,33% pada Semester I-2026. SKBF juga mencatatkan rekam jejak pembayaran yang bersih tanpa ada riwayat keterlambatan (Days Past Due/DPD) baik di KB Bank maupun di perbankan lain.

Persetujuan perpanjangan kredit ini sebelumnya telah disetujui secara sirkuler oleh Dewan Komisaris KB Bank pada 24 Juli 2026 melalui Lembar Persetujuan Nomor 327/BOCO/VII/2026. Presiden Komisaris KB Bank, Jerry Marmen, bersama Komisaris Independen Stephen Liestyo dan Hae Wang Lee, menegaskan bahwa transaksi afiliasi ini telah memenuhi seluruh aspek tata kelola dan transparansi.

Dalam surat pernyataan resminya, Dewan Komisaris memastikan transaksi ini tidak mengandung benturan kepentingan (conflict of interest) serta telah mengungkapkan seluruh informasi material secara akurat. Dewan Komisaris juga memberikan sejumlah catatan penting kepada direksi, antara lain agar tetap menjaga arm's length principle (prinsip kewajaran usaha) sehingga tidak ada perlakuan khusus dibanding debitur non-afiliasi, melakukan pemantauan ketat terhadap Non-Performing Financing (NPF) dan gearing ratio, serta memastikan Batas Maksimum Penyaluran Kredit (BMPK) senantiasa terjaga sesuai batasan regulasi. (end)