BCA Sekuritas
langen
Daily News

PERKUAT LIKUIDITAS, PENGENDALI POH HOLDINGS KUCURKAN PINJAMAN AFILIASI KE NINE

Published On

02 July 2026

Related Stocks

Latest update: 27-08-2026, 04:30:pm

18235609

IQPlus, (2/7) - Emiten teknologi, PT Techno9 Indonesia Tbk (NINE) resmi mengumumkan perolehan fasilitas pinjaman jangka pendek dari Pemegang Saham Pengendali (PSP) perusahaan, Poh Holdings Pte. Ltd. Kerja sama pendanaan ini dikukuhkan melalui penandatanganan Perjanjian Pinjaman Pemegang Saham yang dilaksanakan pada tanggal 29 Juni 2026. Langkah strategis ini diambil sebagai wujud nyata dukungan berkelanjutan dari pengendali terhadap roda operasional perusahaan.

Dalam keterbukaan informasi yang dirilis manajemen, nilai fasilitas pinjaman yang dikucurkan oleh Poh Holdings Pte. Ltd. disepakati sebesar USD 100.000. Komitmen pendanaan ini diberikan dengan tingkat suku bunga yang cukup kompetitif, yakni sebesar 5% per tahun dengan tenor pinjaman selama 12 bulan. Menariknya, fasilitas pendanaan dari pihak afiliasi ini diberikan kepada perseroan tanpa memerlukan agunan atau jaminan apa pun (unsecured).

Manajemen PT Techno9 Indonesia Tbk menegaskan bahwa seluruh dana yang diperoleh dari fasilitas pinjaman ini akan dialokasikan penuh guna memenuhi kebutuhan modal kerja serta kebutuhan operasional harian perseroan. Evaluasi berkala yang dilakukan manajemen menunjukkan adanya kebutuhan pendanaan jangka pendek demi mendukung kelancaran kegiatan usaha sehari-hari sekaligus mengeksekusi rencana pengembangan bisnis perseroan ke depan.

Mengingat transaksi ini melibatkan Poh Holdings Pte. Ltd. selaku pengendali, manajemen memastikan bahwa seluruh proses pelaksanaan transaksi afiliasi ini telah dan akan terus mematuhi regulasi yang berlaku. Perseroan berkomitmen penuh untuk tunduk pada seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan di pasar modal, termasuk aturan yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait pemenuhan prinsip transparansi.

Dewan Direksi yang dipimpin oleh Direktur Utama Teo Bee Cheng menyatakan bahwa transaksi ini membawa dampak positif dalam memperkuat posisi likuiditas dan menambah fleksibilitas keuangan perseroan secara tepat waktu. Manajemen meyakini pinjaman ini tidak akan menimbulkan dampak negatif material terhadap kondisi finansial jangka panjang, melainkan menjadi stimulus penting dalam memacu pertumbuhan strategi bisnis perseroan secara berkelanjutan. (end)