PERCEPAT PROGRAM 3 JUTA RUMAH, KEMENTERIAN PKP PERKUAT TATA KELOLA
Share via
Kategori
Ekonomi Bisnis
Terbit Pada
31 August 2026
24239378
IQPlus, (31/8) - Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) memperkuat tata kelola dan mitigasi risiko untuk mempercepat pelaksanaan Program 3 Juta Rumah.
Menteri PKP Maruarar Sirait (Ara) menegaskan bahwa keterbukaan menjadi salah satu budaya kerja yang harus dibangun di lingkungan Kementerian PKP. Menurut dia, informasi mengenai pelaksanaan program harus disampaikan secara benar sehingga pimpinan dapat mengambil keputusan berdasarkan kondisi yang sebenarnya.
"Saya ingin Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) bekerja dengan aman. Kita bangun kultur bicara yang benar, bukan yang enak didengar untuk Kementerian PKP,"ujar Ara dalam keterangannya di Jakarta, Senin.
Ia mengatakan keamanan dan kepastian dalam menjalankan program menjadi hal penting. Karena itu, sebelum kebijakan dan program dilaksanakan, Kementerian PKP perlu memastikan seluruh proses telah dikonsultasikan dan diselaraskan dengan lembaga terkait, termasuk Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), serta Kejaksaan, sehingga pelaksanaan program memiliki landasan tata kelola yang jelas.
Ara juga menekankan pentingnya keberanian para pemimpin dalam mengambil keputusan sekaligus bertanggung jawab atas kebijakan yang ditetapkan. Kepemimpinan tersebut harus berjalan seiring dengan integritas, kepatuhan terhadap aturan, serta keberanian untuk menyampaikan kondisi yang sebenarnya.
"Saya mau menjaga kalian semua agar aman, tapi kalau ada yang melanggar hukum saya tetap menegakkan hukum dengan benar. Saya Menteri Perumahan, saya bangga sama kalian karena kalian melakukannya bukan untuk uang, tapi untuk kepentingan rakyat Indonesia," katanya.
Dia juga mengingatkan seluruh jajaran agar menjadikan integritas, kepercayaan, dan kebermanfaatan sebagai nilai utama dalam bekerja. Setiap program perumahan yang dijalankan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya masyarakat berpenghasilan rendah dan kelompok masyarakat yang membutuhkan hunian layak.
"Pegawai Kementerian PKP bekerja dengan hati dan profesional, saling mendoakan dan mengingatkan dalam bekerja untuk masyarakat kecil. Saya percaya Tuhan akan membalas semua kebaikan kalian," ujarnya. (end/ant)
Riset Terkait
Berita Terkait
