PENJUALAN BERSIH SELAMAT SEMPURNA Rp2,65 TRILIUN PADA SEMESTER I 2026
Share via
Terbit Pada
29 July 2026
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 03-07-2026, 12:18:am
20958204
IQPlus, (289/7) - PT Selamat Sempurna Tbk (SMSM) membukukan penjualan bersih konsolidasian sebesar Rp2,65 triliun pada semester pertama tahun buku 2026, meningkat 3,65% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp2,55 triliun. Sejalan dengan pertumbuhan penjualan, laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik 3,81% menjadi Rp551 miliar, dari Rp531 miliar pada semester I-2025.
Menurut siaran pers Rabu, kinerja tersebut ditopang oleh disiplin pengelolaan biaya, peningkatan efisiensi operasional, serta optimalisasi portofolio produk bernilai tambah, sehingga Perseroan mampu mempertahankan tingkat profitabilitas yang sehat di tengah kondisi pasar yang dinamis.
Dari sisi profitabilitas, SMSM mencatat marjin laba bruto sebesar 37%, meningkat dari 36% pada periode yang sama tahun lalu. Marjin laba usaha naik menjadi 28% dari 27%, sementara marjin laba bersih tetap terjaga di level 21%. Return on Assets (ROA) tercatat 11%, sedangkan Return on Equity (ROE) berada di 12%.
Berdasarkan wilayah pemasaran, penjualan domestik tumbuh 11,49% menjadi Rp1,005 triliun dari Rp902 miliar. Sementara itu, penjualan ekspor turun tipis 0,62% menjadi Rp1,644 triliun dari Rp1,654 triliun pada semester I-2025.
Dilihat dari segmen usaha, bisnis distribusi mencatat pertumbuhan tertinggi dengan kenaikan 13,55% menjadi Rp913 miliar, disusul segmen karoseri yang meningkat 20,18% menjadi Rp92 miliar, radiator naik 3,05% menjadi Rp306 miliar, dan segmen lainnya tumbuh 10,90% menjadi Rp108 miliar. Sebaliknya, penjualan segmen penyaring (filter) turun 1,88% menjadi Rp1,871 triliun.
Perseroan juga mempertahankan kondisi keuangan yang solid. Hingga akhir Juni 2026, total aset meningkat 13% secara tahunan dan total ekuitas naik 10%. Rasio liabilitas terhadap total aset tercatat 21%, sementara current ratio berada pada level 439%, mencerminkan likuiditas yang kuat dan struktur permodalan yang sehat.
Manajemen menyatakan akan terus mencermati perkembangan ekonomi global dan dinamika geopolitik yang dapat memengaruhi kondisi pasar. Dengan fundamental usaha yang kuat, Perseroan tetap berfokus pada peningkatan efisiensi operasional, pengembangan produk bernilai tambah, serta menjaga tingkat profitabilitas. Untuk tahun buku 2026, SMSM menargetkan pertumbuhan penjualan dan laba bersih pada kisaran single-digit growth, dengan margin profitabilitas diperkirakan tetap sejalan dengan capaian tahun 2025. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
