BCA Sekuritas
langid
Berita Harian

PENDAPATAN JAST MENINGKAT 21% HINGGA JUNI 2026

Terbit Pada

31 July 2026

Saham Terkait

Terakhir diperbarui: 10-07-2026, 04:31:pm

21137246

IQPlus, (31/7) - PT Jasnita Telekomindo Tbk (IDX: JAST) ("Perseroan") menyampaikan Laporan Keuangan Konsolidasian untuk periode yang berakhir pada 30 Juni 2026.

Pada Semester I 2026, Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp117,93 miliar, meningkat 21,0% dibandingkan Rp97,48 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, Perseroan mencatat rugi bersih konsolidasian sebesar Rp230,40 juta, dibandingkan laba bersih sebesar Rp10,86 miliar pada Semester I 2025. Kinerja keuangan Perseroan pada Semester I 2026 dipengaruhi oleh kombinasi peningkatan beban operasional serta belum optimalnya pengakuan pendapatan.

Dari sisi beban, Perseroan mencatat pembayaran uang pisah sebagai bagian dari penyesuaian organisasi, beban Tunjangan Hari Raya (THR), serta beban penyusutan aset pada entitas anak.

Sementara itu, dari sisi pendapatan, sebagian kontrak layanan Perseroan telah berakhir pada Kuartal I 2026, sedangkan proses perpanjangan (renewal) kontrak baru terealisasi pada Kuartal III 2026. Kondisi tersebut menyebabkan adanya jeda kontribusi pendapatan pada Semester I 2026. Di samping itu, sejumlah kontrak baru yang telah diperoleh Perseroan masih berada pada tahap implementasi sehingga belum memenuhi persyaratan untuk dilakukan penagihan maupun pengakuan pendapatan sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku.

Perseroan memperkirakan kontribusi pendapatan dari kontrak-kontrak tersebut akan mulai terealisasi pada Semester II 2026 seiring dengan efektifnya perpanjangan kontrak serta penyelesaian tahapan implementasi.

Hingga 30 Juni 2026, Perseroan mencatat total aset sebesar Rp183,31 miliar dengan total ekuitas sebesar Rp93,80 miliar, yang mencerminkan fundamental Perseroan yang tetap solid dalam mendukung operasional dan pengembangan bisnis. Perseroan juga menjaga posisi likuiditas untuk mendukung kebutuhan operasional serta implementasi berbagai proyek yang sedang berjalan.

Direktur Utama PT Jasnita Telekomindo Tbk, Yentoro, mengatakan bahwa kinerja Semester I 2026 perlu dipandang secara menyeluruh sebagai bagian dari proses penguatan bisnis Perseroan.

"Pertumbuhan pendapatan pada Semester I 2026 menunjukkan bahwa permintaan terhadap layanan Perseroan tetap terjaga. Meskipun terdapat tekanan terhadap laba akibat beban yang bersifat non-rutin dan adanya jeda pengakuan pendapatan dari beberapa kontrak, kami optimistis kinerja akan membaik pada Semester II 2026 seiring mulai terealisasinya pendapatan dari kontrak-kontrak baru serta berbagai inisiatif efisiensi yang telah dijalankan," ujar Yentoro.

Memasuki Semester II 2026, Perseroan terus memperkuat pipeline bisnis melalui partisipasi dalam berbagai proses tender dan penjajakan proyek baru pada sektor pemerintahan, BUMN, maupun korporasi. Selain itu, Perseroan juga melanjutkan implementasi sejumlah kontrak yang telah diperoleh pada Semester I 2026 sehingga diharapkan mulai memberikan kontribusi pendapatan pada Semester II 2026.

Di samping itu, Perseroan akan terus mengoptimalkan efisiensi operasional, memperkuat kualitas layanan, meningkatkan sinergi antar entitas dalam Grup, serta mengembangkan solusi digital yang mampu menjawab kebutuhan pelanggan. Langkah-langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kontribusi pendapatan dan memperkuat kinerja Perseroan secara berkelanjutan.

Manajemen optimistis kinerja Perseroan akan membaik pada Semester II 2026 seiring dengan mulai efektifnya perpanjangan kontrak, penyelesaian implementasi kontrak baru, serta potensi realisasi berbagai proyek yang saat ini masih berada dalam proses evaluasi.

Selain itu, pada Semester II 2026 Perseroan juga telah berhasil memperoleh sejumlah proyek dan tender dari beberapa Kementerian, yang diharapkan akan memberikan kontribusi positif terhadap pendapatan dan kinerja Perseroan pada paruh kedua tahun ini. Perseroan menargetkan kinerja hingga akhir tahun 2026 tetap berada pada tren positif dengan peningkatan laba, didukung oleh pertumbuhan pendapatan, penguatan pipeline bisnis, dan peningkatan efisiensi operasional. (end)