BCA Sekuritas
langid
Berita Harian

PEMERINTAH PERLUAS AKSES KPR SUBSIDI FLPP BAGI MITRA OJEK DARING

Kategori

Ekonomi Bisnis

Terbit Pada

03 July 2026

18340732

IQPlus, (3/7) - Pemerintah memperluas akses kepemilikan rumah pertama bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), termasuk pekerja sektor informal yaitu mitra ojek daring melalui skema penyediaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

"Ini merupakan langkah nyata untuk membuka kesempatan yang lebih luas bagi pekerja informal agar dapat memiliki rumah pertama," kata Deputi Komisioner Bidang Pemanfaatan BP Tapera Sid Herdi Kusuma di Jakarta, Jumat.

Menurut dia, BP Tapera bekerja sama dengan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk terkait program perumahan bagi mitra driver.

Melalui kerja sama tersebut, ia mengatakan BP Tapera akan memperluas akses mitra driver terhadap program KPR Sejahtera FLPP melalui penguatan sosialisasi dan edukasi terkait pembiayaan rumah bersubsidi.

Ia mengatakan berbagai inisiatif akan dilakukan, mulai dari penyampaian informasi melalui aplikasi mitra, kegiatan sosialisasi bersama, pertukaran informasi, publikasi, hingga kampanye edukasi.

"Agar semakin banyak mitra driver memiliki kesempatan untuk memiliki rumah pertama yang layak, berkualitas, dan terjangkau," ujar dia.

Sid Herdi mengatakan BP Tapera tetap akan menjalankan proses verifikasi dan penilaian kelayakan terhadap setiap calon penerima manfaat untuk memastikan bantuan pembiayaan tepat sasaran.

"BP Tapera akan melakukan verifikasi dan pengecekan data terhadap pengemudi yang mendaftar. Hasil verifikasi tersebut selanjutnya akan menjadi dasar dalam menentukan kelayakan calon penerima manfaat untuk mengikuti proses pembiayaan perumahan," katanya.

Persyaratan akan diverifikasi oleh BP Tapera berdasarkan sejumlah kriteria, termasuk usia 21-45 tahun, tingkat kinerja dalam penyelesaian trip, serta waktu aktif atau jam online dalam satu bulan.

Penerima manfaat juga wajib memenuhi kriteria Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dan belum pernah memiliki rumah. (end/ant)