PELINDO GROUP PERKUAT JEJARING KEMITRAAN INDUSTRI
Share via
Kategori
Ekonomi Bisnis
Terbit Pada
30 July 2026
21036055
IQPlus, (30/7) - Peran pelabuhan sebagai simpul utama rantai pasok nasional memerlukan dukungan komunikasi yang mampu menjangkau masyarakat secara luas. Berangkat dari kebutuhan tersebut, PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) yang menjadi bagian dari Pelindo Group mengadakan seminar sebagai inisiatif untuk memperkuat pemahaman publik mengenai kontribusi sektor kepelabuhanan terhadap logistik dan pertumbuhan ekonomi. Mengusung tema "Pelabuhan Menggerakkan Logistik, Mendorong Ekonomi Daerah", kegiatan ini berlangsung di Auditorium Perpustakaan Nasional RI, Jakarta, pada Rabu (29/7).
Seminar tersebut menjadi ajang apresiasi bagi insan media, serta menghadirkan ruang kolaborasi antara perusahaan, pelanggan, media, dan para pemangku kepentingan.
Konteks pembahasan menjadi lebih komperhensif ketika memasuki subtema "Ports in The Spotlight: Membangun Reputasi Pelabuhan Melalui Komunikasi Strategis".
Direktur Utama PTP Nonpetikemas, Indra Hidayat Sani, menegaskan bahwa penguatan sektor pelabuhan perlu berjalan beriringan dengan penguatan komunikasi publik.
Menurutnya, transformasi yang dilakukan perusahaan akan memberikan dampak yang lebih luas apabila masyarakat memahami peran pelabuhan sebagai penggerak logistik nasional dan pendukung pertumbuhan ekonomi.
"Optimalisasi layanan yang excellent dan penguatan sistem pelabuhan terus kami upayakan dalam meningkatkan kinerja perusahaan yang kemudian kami kembangkan dalam komunikasi perusahaan yang komperhensif sebagai perluasan informasi bagi fungsi pelabuhan. Maka, berdasarkan data yang akurat selama semester 1 Tahun 2026 kami mendapati kenaikan capaian dibanding dengan periode yang sama tahun sebelumnya," ungkap Direktur Utama PTP Nonpetikemas, Indra Hidayat Sani.
Kinerja operasional PTP Nonpetikemas pada Semester I 2026 menunjukkan tren pertumbuhan yang positif. Hingga Juni 2026, perusahaan membukukan total throughput sebesar 26.799.777 ton/m3, mencapai 108% dari target RKAP, serta tumbuh 20% dibandingkan periode yang sama tahun 2025. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
