PABRIK CRM KRAKATAU STEEL KEBAKARAN, PRODUKSI CRC FULL HARD TERKENDALA
Share via
Terbit Pada
24 July 2026
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 26-05-2026, 11:12:am
20429257
IQPlus, (24/7) - PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (Kode Emiten: KRAS) menyampaikan keterbukaan informasi mengenai peristiwa keadaan memaksa (force majeure) yang terjadi di area fasilitas produksinya.
Manajemen melaporkan insiden kebakaran yang mendera area produksi Continuous Tandem Cold Mill (CTCM) pada Pabrik Cold Rolling Mill (CRM). Berdasarkan laporan keterbukaan informasi tertanggal 23 Juli 2026, peristiwa kebakaran tersebut terjadi pada Minggu, 19 Juli 2026.
Plt. Corporate Secretary Krakatau Steel, Rachman Hidayat, menjelaskan bahwa insiden ini berdampak langsung pada kelancaran operasional produksi fasilitas tertentu di unit bisnis baja gulungan dingin (cold rolled coil).
"Pabrik CRM Perseroan saat ini terkendala dalam memproduksi Cold Rolled Coil (CRC) Full Hard," ungkap Rachman Hidayat dalam laporan resminya.
Meski begitu, pihak manajemen memastikan bahwa beberapa lini produksi lainnya di Pabrik CRM masih berfungsi dan beroperasi normal. Fasilitas Batch Annealing Furnace (BAF) tetap dapat memproduksi CRC Soft, sedangkan fasilitas Continuous Pickling Line (CPL) masih mampu memproduksi Hot Rolled Pickled and Oiled (HRPO).
Guna menanggulangi kendala produksi CRC Full Hard serta menjaga stabilitas pasokan bahan baku industri nasional, PT Krakatau Steel (Persero) Tbk telah menyiapkan langkah strategis. Perseroan menegaskan keberlangsungan pasokan CRC Full Hard secara nasional akan tetap terpenuhi.
"Keberlangsungan supply CRC Full Hard Nasional akan dipenuhi melalui skema kerja sama dengan perusahaan produsen CRC domestik," ujar Rachman. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
