BCA Sekuritas
langid
Berita Harian

MENTERI EKRAF: JAMU BERPOTENSI CIPTAKAN NILAI TAMBAH EKONOMI

Kategori

Ekonomi Bisnis

Terbit Pada

15 June 2026

16542800

IQPlus, (15/6) - Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengatakan produk jamu, sebagai kekayaan intelektual berbasis warisan bangsa, berpotensi menciptakan nilai tambah ekonomi dan memperkuat daya saing Indonesia di pasar global.

"Jamu harus terus berkembang melalui penguatan brand, IP, dan hak kekayaan intelektualnya, sehingga memiliki nilai tambah dan memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi seluruh ekosistemnya," ujarnya dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Senin.

Menteri Ekraf mengatakan jamu kini tidak lagi dipandang sebatas minuman herbal tradisional, namun telah berkembang menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat modern dan hadir dalam berbagai ruang ekonomi kreatif, mulai dari kafe, hotel, pusat perbelanjaan, hingga destinasi wisata berbasis wellness.

Perubahan tren gaya hidup sehat ini membuka peluang besar bagi produk-produk berbasis jamu untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

Riefky mengatakan diperlukan penguatan storytelling, branding, promosi, networking, akses pasar, dan pendanaan yang penting untuk mendorong pelaku usaha jamu meningkatkan daya saing sekaligus memperluas jangkauan hingga ke tingkat internasional.

"Indonesia memiliki potensi besar menjadi pusat wellness dunia. Kita memiliki tradisi jamu yang kuat, kekayaan rempah yang melimpah, dan budaya kesehatan yang masih hidup hingga sekarang. Tantangannya adalah bagaimana mengemas potensi tersebut secara profesional melalui kolaborasi yang melibatkan pelaku usaha, akademisi, media, asosiasi, dan institusi keuangan agar mampu bersaing di pasar global," katanya. (end/ant)