BCA Sekuritas
langid
Berita Harian

MENPERIN: KEBERHASILAN KAWASAN INDUSTRI DIUKUR DARI TINGKAT OKUPANSI

Kategori

Ekonomi Bisnis

Terbit Pada

30 July 2026

21053738

IQPlus, (30/7) - Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan keberhasilan pengembangan kawasan industri tidak lagi diukur dari banyaknya kawasan yang dibangun, melainkan dari tingkat okupansi atau kemampuan kawasan tersebut menarik investasi dan aktivitas industri.

"Menambah kawasan tanpa mengisinya berarti kita menambah pasokan, bukan menambah daya saing," kata Agus saat membuka Rapat Kerja Nasional Himpunan Kawasan Industri (HKI) di Jakarta, Kamis.

Menurut Agus, kawasan industri saat ini tidak lagi dapat diposisikan hanya sebagai penyedia lahan atau pengelola utilitas. Investor, kata dia, lebih membutuhkan kawasan yang mampu mempercepat realisasi investasi hingga masuk ke tahap produksi.

Untuk itu, kawasan industri perlu bertransformasi menjadi ekosistem industri yang utuh, mulai dari fasilitator investasi, pusat rantai pasok, pusat inovasi, pengembangan sumber daya manusia, hingga pusat transformasi menuju industri hijau.

Ia mengatakan pemerintah dalam tiga tahun terakhir telah menerbitkan Izin Usaha Kawasan Industri bagi 33 kawasan industri baru sehingga jumlah kawasan industri nasional kini mencapai 180 kawasan.

Secara kumulatif, kawasan-kawasan tersebut telah mencatatkan realisasi investasi sebesar Rp6.800 triliun dan menyerap 2,36 juta tenaga kerja. (end/ant)