BCA Sekuritas
langid
Berita Harian

MENDAG DORONG UMKM PAKAI BARCODE AGAR TEMBUS RITEL MODERN

Kategori

Ekonomi Bisnis

Terbit Pada

06 October 2026

27842242

IQPlus, (6/10) - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk menggunakan barcode atau kode batang pada produk-produknya guna mempermudah akses masuk ke jaringan ritel modern.

Budi mengatakan, penggunaan barcode menjadi salah satu bagian dari digitalisasi yang perlu diikuti pelaku UMKM agar produknya lebih mudah diterima dan dipasarkan melalui ritel modern.

"Kita terima kasih kepada GS1 Indonesia (penyedia kode batang) yang telah bekerja sama untuk melakukan sertifikasi barcode untuk produk pangan kemasan dan beauty care," kata Budi saat membuka Kick Off Fasilitasi Sertifikasi Barcode Produk Pangan dalam Kemasan di kantor Kemendag, Jakarta, Selasa.

Menurut Budi, penggunaan barcode dapat mempermudah proses layanan, penyimpanan, hingga distribusi produk. Hal tersebut sekaligus menjadi salah satu standar yang perlu dipenuhi UMKM untuk dapat bersaing di pasar ritel modern.

Budi menekankan bahwa produk UMKM yang ingin masuk ke ritel modern tidak hanya harus memiliki barcode, tetapi juga memenuhi standar kualitas dan memiliki daya saing.

"Kalau produk tidak punya daya saing, tidak bagus, ya tidak bisa masuk. Karena konsumen punya standar, ritel juga punya standar," ujar Budi.

Ia menyebut penggunaan barcode merupakan bagian dari upaya meningkatkan daya saing produk lokal sekaligus memperluas akses UMKM terhadap pasar domestik.

Lebih lanjut, Budi menyampaikan Indonesia memiliki jaringan ritel modern yang sangat luas. Jumlah minimarket di Indonesia, kata Budi, telah mencapai lebih dari 50.000 gerai.

"Kalau semua bisa diisi produk-produk lokal kan luar biasa. Kalau semua produk lokal bisa masuk pasar dalam negeri berarti ketergantungan terhadap impor juga semakin kecil karena semua sudah bisa diisi oleh produk-produk lokal," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kemendag bekerja sama dengan GS1 Indonesia untuk memberikan sertifikasi barcode kepada produk UMKM. Program tersebut pada tahap awal menargetkan 50 perusahaan.

Budi berharap program serupa dapat terus diperluas sehingga semakin banyak produk UMKM yang memenuhi standar dan dapat masuk ke jaringan ritel modern. (end/ant)

BCA Sekuritas | BCA Sekuritas