MENAKER: SKILL AI JADI KUNCI REBUT PELUANG KERJA
Share via
Kategori
Ekonomi Bisnis
Terbit Pada
28 July 2026
20848283
IQPlus, (28/7) - Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan penguasaan keterampilan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) menjadi kunci meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia menghadapi perubahan kebutuhan industri dan peluang kerja di era digital.
Dalam pembukaan Pameran Kesempatan Kerja/Job Fair bertajuk AI Career Boost Day 2026 di Jakarta, Selasa, Yassierli menegaskan keterampilan kecerdasan buatan menjadi nilai tambah utama dalam proses rekrutmen tenaga kerja seiring meningkatnya kebutuhan industri terhadap talenta digital di berbagai sektor.
"Saya sebelum jadi menteri banyak menjadi konsultan, lebih di 50 perusahaan. Bagi saya sekarang no choice. Ada dua orang sama-sama punya kompetensi sebagai akuntansi, pasti pertanyaan saya adalah siapa yang lebih menguasai AI," kata Yassierli.
Ia mengatakan AI kini telah menjadi kompetensi yang dibutuhkan hampir seluruh bidang pekerjaan, bukan hanya profesi yang berkaitan dengan teknologi informasi.
Menurut dia, kemampuan memanfaatkan AI dapat dipelajari siapa saja selama memiliki kemauan untuk terus belajar.
"Jadi AI ini juga tidak harus dia menjadi harus lulusan dari teknik komputer dan seterusnya. Ini skill yang practical yang bisa dipelajari oleh siapapun, syaratnya tekun atau mau nggak, gitu," ujarnya. (end/ant)
Riset Terkait
Berita Terkait
