MASUK EKOSISTEM INET, PERSONEL ALIH DAYA OPTIMISTIS DORONG PERTUMBUHAN BERKELANJUTAN
Share via
Terbit Pada
12 June 2026
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 20-05-2026, 04:41:pm
16235227
IQPlus, (12/6) - Perusahaan penyedia jasa tenaga alih daya (outsourcing), PT Personel Alih Daya Tbk ("PADA" atau "Perseroan"), resmi menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Kamis (11/6/2026).
Dalam RUPST tersebut, pemegang saham menyetujui pengesahan Laporan Tahunan dan Keuangan untuk tahun buku 2025, menetapkan remunerasi direksi dan komisaris, serta mendelegasikan wewenang penunjukan Kantor Akuntan Publik untuk audit tahun buku 2026.
Sementara itu, agenda RUPSLB menetapkan agenda krusial terkait struktur kepemilikan dan manajemen baru. Pemegang saham menegaskan kembali susunan pemegang saham seiring dengan rampungnya proses akuisisi saham PADA oleh PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk ("INET") dari pemilik sebelumnya, yaitu Koperasi Pegawai PT Indosat Tbk (Kopindosat).
Bersamaan dengan itu, rapat menyetujui perubahan Pasal 12 Anggaran Dasar mengenai Tugas dan Wewenang Direksi, serta merombak susunan pengurus hingga RUPST tahun 2028. "Perubahan susunan manajemen merupakan hal yang umum terjadi demi meningkatkan kinerja perusahaan," ujar Wahono, Komisaris Utama PADA yang baru.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pejabat lama (Jenal Kaludin dan Adita Irawati) serta menyambut jajaran manajemen baru yang diharapkan membawa perubahan berkelanjutan bagi kinerja perusahaan.
Berhasil Turnaround dan Cetak Pertumbuhan Fantastis
Di balik perombakan manajemen, PADA membawa kabar baik mengenai performa finansialnya. Direktur Utama PADA, Cahyanul Uswah, mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2025 perusahaan berhasil melakukan turnaround dari kondisi rugi menjadi untung. PADA membukukan pendapatan sebesar Rp1,16 triliun (naik 28% YoY) dan laba bersih sebesar Rp2,5 miIiar (meningkat 115% YoY).
"Capaian ini merupakan hasil dari strategi Perseroan dalam memperkokoh fondasi usaha dan mengeksekusi berbagai inisiatif strategis," kata Cahyanul.
Beberapa strategi penopang tersebut meliputi ekspansi ke layanan jasa kurir, penguatan bisnis Technical Services untuk Instalasi Kabel Rumah (IKR), efisiensi operasional, serta pembenahan struktur SDM. Tren positif ini berlanjut ekspansif pada Kuartal I-2026 (Q1-2026). PADA mencatatkan lonjakan pendapatan sebesar 82,1% YoY menjadi Rp466,3 miliar. Pertumbuhan ini didorong oleh laba kotor yang tumbuh 72,1% menjadi Rp16,3 miliar, serta laba bersih yang melesat signifikan sebesar 2.468% mencapai Rp2,8 miliar.
Prospek Bisnis dan Strategi Masa Depan
Menatap masa depan, PADA berkomitmen mengoptimalkan pendapatan dari lini bisnis eksisting seperti Office Services, Security Services, Call Center, dan Technical Services. Di samping itu, perusahaan akan terus menggenjot bisnis jasa kurir guna menangkap peluang besar di pasar e-commerce dan logistik dengan memperluas wilayah operasi dan kapasitas layanan.
Akselerasi bisnis juga dilakukan melalui kolaborasi end-to-end dengan PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI Group) dalam penyediaan teknisi, penjualan, hingga project management office untuk mendukung jaringan internet nasional seperti Starlite (FTTH) dan Internet Rakyat (IRA) 5G FWA. Terakhir, integrasi PADA ke dalam ekosistem baru di bawah naungan Grup INET diyakini akan membuka peluang sinergi lintas usaha (cross-selling) yang lebih luas, memperkuat kapabilitas operasional, dan memperluas akses pasar di seluruh jaringan grup.
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) 2026 PT Personel Alih Daya Tbk menetapkan susunan Direksi baru yang akan memimpin perseroan. Dalam keputusan tersebut, Cahyanul Uswah ditunjuk sebagai Direktur Utama, didampingi oleh Yayan Dharmawangsa dan Nina Winata yang masing-masing menjabat sebagai Direktur.
Pada jajaran Dewan Komisaris, perseroan menunjuk Wahono sebagai Komisaris Utama. Adapun anggota Dewan Komisaris terdiri atas Sigit Kuntjahjo dan Baden Saprudin sebagai Komisaris, serta Tongam Lumban Tobing dan Suwignyo yang menjabat sebagai Komisaris Independen. Susunan pengurus ini berlaku sesuai ketentuan yang ditetapkan dalam RUPSLB 2026.(end)
Riset Terkait
Berita Terkait
