KRAKATAU STEEL GANDENG KEMENDES PDTT BENTUK DESA TEMATIK
Share via
Terbit Pada
17 April 2026
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 13-02-2026, 04:10:pm
10630398
IQPlus, (17/4) - PT Krakatau Steel (Persero) Tbk bersama Krakatau Steel Group (KRAS) mempertegas komitmennya dalam mendukung program prioritas nasional melalui audiensi strategis dengan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Yandri Susanto.
Pertemuan ini menitikberatkan pada integrasi industri baja dengan pengembangan desa tematik yang diproyeksikan menjadi pilar pendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Integrasi Desa Tematik untuk Ketahanan Pangan
Direktur Utama Krakatau Steel, Dr. Akbar Djohan, mengungkapkan kesiapan perusahaan untuk menyelaraskan langkah dengan rencana Kementerian Desa dalam membangun ekosistem desa di wilayah Serang.
Mendes PDTT mengarahkan agar desa-desa tersebut memiliki fokus komoditas spesifik atau tematik, seperti pusat produksi telur ayam serta sektor pertanian, guna memastikan ketersediaan pasokan pangan bagi program MBG di masa mendatang.
"Sinergi ini merupakan langkah nyata dalam memastikan industri nasional dan pembangunan perdesaan berjalan beriringan. Kami berkomitmen mendukung penuh inisiatif Bapak Menteri dalam menjadikan desa di sekitar area operasional sebagai sentra produksi pangan yang mandiri," ujar Dr. Akbar Djohan yang juga menjabat sebagai Chairman IISIA dan ALFI/ILFA.
Pengembangan Kawasan dan Komitmen Berkelanjutan
Dalam pembahasan pengembangan kawasan, Mendes PDTT Yandri Susanto menyatakan dukungannya terhadap percepatan pembebasan lahan seluas 425 hektar, dengan potensi pengembangan hingga 2.000 hektar di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) 3.
Pertemuan tersebut juga menyoroti rencana pengembangan Pelabuhan Kramat sebagai pusat pemrosesan kapal bekas (scrap ships).
Material besi hasil pemrosesan ini nantinya akan dimanfaatkan kembali sebagai bahan baku produksi Krakatau Steel yang lebih efisien.
Melalui kolaborasi yang semakin erat ini, Krakatau Steel bersama Kementerian Desa menegaskan komitmennya dalam mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Upaya ini diarahkan untuk menciptakan nilai tambah bagi masyarakat melalui integrasi sektor industri, logistik, serta pemberdayaan ekonomi desa secara berkelanjutan demi kemajuan nasional. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
