INTEGRA INDOCABINET BUKUKAN PENDAPATAN Rp2,63 TRILIUN DI 2025
Share via
Terbit Pada
17 April 2026
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 16-03-2026, 09:31:am
10633382
IQPlus, (17/4) - PT Integra Indocabinet Tbk (WOOD IJ) membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp2,63 triliun pada FY25. Di tengah tingginya ketidakpastian pasar, Perseroan tetap mampu menjaga kinerja yang solid. Kinerja ini ditopang oleh pertumbuhan yang kuat pada segmen building components, yang mampu mengimbangi tekanan pada segmen furniture di tengah dinamika makro global dan kebijakan tarif.
Dalam keterangan yang diperoleh Jumat disebutkan, Kinerja Perseroan pada FY25 tetap ditopang oleh segmen building components yang mencatat pertumbuhan sebesar 13,8% YoY menjadi Rp2,24 triliun, sekaligus mempertegas perannya sebagai motor utama pertumbuhan Perseroan. Pertumbuhan ini mencerminkan dampak positif dari inisiatif ekspansi produk dan pasar yang terus dijalankan, serta didukung oleh permintaan yang tetap solid dari sektor konstruksi dan renovasi perumahan di Amerika Serikat
Kontribusi yang semakin besar dari segmen ini juga memperkuat posisi strategis Perseroan pada lini produk dengan visibilitas permintaan yang lebih tinggi, siklus perputaran yang lebih cepat, serta peluang pasar yang lebih luas, sehingga turut mendorong efisiensi modal kerja dan perputaran persediaan. Dengan keunggulan struktural tersebut, segmen building components terus menjadi fondasi yang kuat bagi pertumbuhan Perseroan.
Sementara itu, segmen furniture mengalami pelemahan permintaan, khususnya pada produk knockdown yang lebih menyasar segmen menengah ke bawah dan relatif lebih terdampak oleh tekanan tarif serta pelemahan daya beli. Di sisi lain, produk set-up furniture yang menyasar segmen menengah ke atas menunjukkan kinerja yang relatif lebih stabil, sejalan dengan upaya Perseroan dalam melakukan pergeseran menuju portofolio produk yang lebih seimbang dan berkualitas.
Laba operasional Perseroan tercatat sebesar Rp288,6 miliar pada FY25, dengan marjin operasional yang tetap solid di 11,0%, Di tengah perubahan komposisi penjualan, kinerja operasional Perseroan tetap terjaga dengan baik.Laba kotor tercatat sebesar Rp534,7 miliar, dengan marjin kotor sebesar 20,3%, yang terutama dipengaruhi oleh meningkatnya kontribusi dari segmen building components yang umumnya memiliki marjin lebih rendah dibandingkan kategori produk lainnya.
Secara keseluruhan, WOOD mampu menjaga profitabilitas dan stabilitas operasional sepanjang 2025, sambil tetap mendukung pertumbuhan berkelanjutan pada segmen building components. Laba bersih tahun berjalan tercatat sebesar Rp65,5 miliar. Hasil ini menegaskan komitmen Perseroan terhadap efisiensi operasional, disiplin eksekusi, serta pengelolaan biaya yang berkelanjutan.
Ke depan, Perseroan akan terus memperkuat bisnis inti building components sekaligus mempercepat strategi diversifikasi produk dan pasar. Sejalan dengan strategi tersebut, Perseroan melihat peluang pertumbuhan yang berkelanjutan dari ekspansi produk dan penetrasi pasar baru. Pada segmen furniture, Perseroan akan meningkatkan fokus pada produk set-up furniture yang menyasar segmen menengah ke atas, yang dinilai lebih tahan terhadap tekanan makro dan dinamika tarif dibandingkan produk knock down yang lebih sensitif terhadap harga.
WOOD meningkatkan persediaan dan modal kerja selama FY25 guna memastikan ketersediaan produk, mempercepat waktu pengiriman, serta mendukung variasi spesifikasi produk yang lebih luas. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
