BCA Sekuritas
langid
Berita Harian

KKSK PRAKIRAKAN PERTUMBUHAN EKONOMI RI PADA 2026 CAPAI 5,6-6 PERSEN

Kategori

Ekonomi Bisnis

Terbit Pada

04 August 2026

21525550

IQPlus, (4/8) - Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) memprakirakan ekonomi Indonesia sepanjang 2026 tumbuh dalam kisaran 5,6-6,0 persen secara tahunan (year on year/yoy), didukung oleh sinergi kebijakan pemerintah dan lembaga anggota KSSK.

Menteri Keuangan sekaligus Ketua KSSK Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pers Hasil Rapat Berkala KSSK di Jakarta, Senin, memandang bahwa ekonomi Indonesia pada triwulan II 2026 kemungkinan terjadi perlambatan meskipun tidak terlalu signifikan.

KSSK, imbuh Purbaya, melihat pertumbuhan ekonomi triwulan II 2026 akan berada di bawah 5,6 persen atau berada di bawah capaian triwulan I, tetapi tidak terlalu jauh dari angka 5,4 persen.

Ia menjelaskan bahwa proyeksi ini mempertimbangkan puncak ketidakpastian yang terjadi pada triwulan II 2026 seiring dengan berlangsungnya perang Timur Tengah dan meningkatnya harga minyak. Di dalam negeri, pada periode tersebut, pemerintah juga tengah mengantisipasi kondisi agar APBN tetap aman.

Akan tetapi, Purbaya meyakini bahwa pertumbuhan ekonomi pada semester II 2026 akan lebih baik. Hal ini juga didukung oleh koordinasi yang lebih erat antara pemerintah dan bank sentral untuk memastikan mesin pertumbuhan tetap berjalan.

"Kita juga akan memberikan beberapa stimulus kepada perekonomian. Dalam waktu dekat, kalau tidak salah, akan diumumkan stimulus untuk mobil dan motor listrik. Nanti Bapak Presiden yang mengumumkan," kata Purbaya.

Selain itu, ia menambahkan berbagai langkah lainnya juga diupayakan pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, termasuk memastikan likuiditas pada sistem keuangan tetap cukup melalui koordinasi dengan bank sentral.

"Juga memastikan iklim investasi sudah menjadi lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya. Kami juga akan memastikan belanja pemerintah di semester II lebih lancar dibandingkan semester I, terutama dibandingkan di triwulan II tahun ini," kata Purbaya. (end/ant)