KINERJA SEMESTER I-2026 MELONJAK, BABY OPTIMISTIS LAMPAUI TARGET TAHUNAN
Share via
Terbit Pada
03 August 2026
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 29-06-2026, 02:43:pm
21433621
IQPlus, (03/8) - PT Multitrend Indo Tbk (BEI: BABY) membukukan kinerja keuangan yang membaik pada semester pertama 2026 seiring mulai terlihatnya hasil dari program turnaround yang dijalankan perseroan. Perbaikan tersebut tercermin pada pertumbuhan pendapatan, peningkatan profitabilitas, posisi kas yang kembali positif, serta penguatan bisnis inti.
Sepanjang semester pertama 2026, penjualan bersih konsolidasian Perseroan, termasuk kontribusi PT Emway Globalindo (EGI), meningkat 15% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya menjadi Rp902,1 miliar. Sementara itu, EBITDA operasional melonjak 207% menjadi Rp46,1 miliar.
Secara standalone, dengan mengecualikan kontribusi akuisisi EGI, penjualan bersih MTI tumbuh 15,4% secara tahunan menjadi Rp608,9 miliar. Pada periode yang sama, EBITDA operasional meningkat signifikan sebesar 316% menjadi Rp23,1 miliar, didorong pertumbuhan berkelanjutan dari bisnis utama Perseroan.
Kinerja operasional juga menunjukkan perbaikan. Pada kuartal II-2026, penjualan ritel secara like-for-like meningkat 20% dibandingkan kuartal II-2025, sedangkan margin meningkat 30%. Jaringan distribusi Perseroan tumbuh sekitar 28% secara tahunan, sementara penjualan merek milik Perseroan, yakni MoMaMi, Emco, dan Pureats, meningkat sekitar 32%, mencerminkan kontribusi yang semakin besar dari portofolio merek internal.
CEO PT Multitrend Indo Tbk, Niraj Jain, mengatakan pencapaian tersebut menunjukkan berbagai langkah transformasi yang dijalankan mulai memberikan hasil yang terukur. Menurutnya, pertumbuhan penjualan like-for-like, peningkatan EBITDA operasional, serta posisi kas yang semakin kuat menjadi indikator keberhasilan penguatan bisnis inti dan peningkatan disiplin operasional sejak Perseroan melantai di Bursa Efek Indonesia. Perseroan kini berfokus menjaga momentum tersebut untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang.
Dari sisi neraca, MTI mencatat posisi kas bersih sebesar Rp32,6 miliar pada akhir semester pertama 2026 atau kembali ke posisi positif dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Perseroan menilai kondisi tersebut memberikan fleksibilitas keuangan yang lebih besar untuk mendukung pengembangan usaha. Di sisi lain, kanal digital turut menjadi motor pertumbuhan dengan penjualan meningkat sekitar 93% dan jumlah pelanggan yang bertransaksi melalui platform digital melonjak sekitar 131% dibandingkan tahun sebelumnya.
Perseroan juga mencatat perubahan komposisi pelanggan, di mana pelanggan Gen Z dan milenial muda kini mencapai sekitar 31% dari total basis pelanggan atau meningkat sekitar 8% dibandingkan tahun lalu. Jumlah audiens berusia di bawah 35 tahun juga bertambah sekitar 16%. Untuk memperkuat pertumbuhan, MTI terus mengembangkan customer relationship management (CRM), program loyalitas, dan strategi akuisisi pelanggan baru.
Pada kuartal II-2026, MTI telah menyelesaikan rights issue serta akuisisi PT Emway Globalindo. Proses integrasi EGI disebut berjalan sesuai rencana dengan fokus pada penyelarasan tim, sistem, logistik, dan distribusi. Perseroan juga memperluas portofolio melalui hak distribusi eksklusif PUMA Kids di Indonesia serta berencana membuka gerai berkonsep Wilio 5.0 di Senayan City pada Agustus 2026. Berdasarkan capaian semester pertama, manajemen memperkirakan kinerja sepanjang 2026 berpotensi melampaui target internal dengan tetap mengedepankan penguatan bisnis inti, pengembangan kanal digital, integrasi EGI, dan ekspansi yang terukur. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
