KEMENKO EKONOMI TEKANKAN PENGEMBANGAN EKOSISTEM ASURANSI PARIWISATA
Share via
Kategori
Ekonomi Bisnis
Terbit Pada
22 April 2026
11152844
IQPlus, (22/4) - Deputi Bidang Koordinasi Industri, Ketenagakerjaan, dan Pariwisata Kementerian Koordinator Perekonomian Dida Gardera menekankan bahwa pengembangan ekosistem asuransi pariwisata adalah langkah konkret dalam menjalankan Undang-Undang (UU) Kepariwisataan serta Peraturan Menteri Pariwisata Nomor 6 Tahun 2025.
"Pengembangan ekosistem asuransi pariwisata adalah langkah konkret dalam menjalankan UU maupun Permenpar tersebut," ucapnya dalam agenda Focus Group Discussion (FGD) Pilot Project Labuan Bajo, dikutip dari keterangan resmi di Jakarta, Rabu.
Keselamatan dan keamanan dinilai menjadi fondasi utama dalam meningkatkan daya saing destinasi pariwisata nasional. Namun, tantangan terlihat dari peringkat safety and security Indonesia yang masih berada di posisi ke-54 berdasarkan Travel & Tourism Development Index (TTDI) 2024, serta meningkatnya insiden kecelakaan pariwisata sebesar 28,57 persen pada tahun 2025.
Sebagai salah satu destinasi prioritas, jumlah kunjungan wisatawan di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), melonjak secara signifikan dari 60.439 orang pada tahun 2021 menjadi 476.566 orang pada tahun 2025.
Kondisi ini menegaskan urgensi penguatan tata kelola risiko yang terintegrasi untuk mendukung pariwisata yang aman, berkualitas, dan berkelanjutan seiring dengan adanya peningkatan kunjungan wisatawan. (end/ant)
Riset Terkait
Berita Terkait
