KEMENDAG ANDALKAN TIGA STRATEGI DONGKRAK EKSPOR NASIONAL
Share via
Kategori
Ekonomi Bisnis
Terbit Pada
08 July 2026
18852824
IQPlus, (8/7) - Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengandalkan tiga strategi utama untuk meningkatkan nilai ekspor nasional sebagai upaya mendukung target pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian global.
Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Dirjen PEN) Kemendag Fajarini Puntodewi mengatakan strategi tersebut meliputi perluasan akses pasar ekspor, peningkatan daya saing eksportir, serta diversifikasi pasar dan produk ekspor.
"Strategi Kementerian Perdagangan berfokus pada tiga aspek utama," ujar Puntodewi di Jakarta, Rabu.
Ia menjelaskan strategi pertama dilakukan dengan memperluas akses pasar ekspor melalui penyelesaian dan pemanfaatan berbagai perjanjian internasional. Langkah tersebut bertujuan agar produk Indonesia memperoleh tarif yang lebih kompetitif sekaligus membuka akses ke pasar yang lebih luas.
Saat ini, Indonesia telah memiliki 25 perjanjian dagang internasional. Beberapa di antaranya adalah Indonesia-United Arab Emirates Comprehensive Economic Partnership Agreement (IUAE-CEPA), ASEAN Free Trade Area (AFTA), Indonesia-Australia CEPA, Indonesia-Uni Eropa CEPA, Indonesia-Peru CEPA.
Selain itu, Indonesia-Gulf Cooperation Council Free Trade Agreement (Indonesia GCC FTA), Indonesia Korea CEPA, Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA), ASEAN-China Free Trade Area (ACFTA) serta ASEAN-Australia-New Zealand Free Trade Area (AANZFTA).
Strategi kedua, Kemendag berkomitmen meningkatkan daya saing eksportir, terutama usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), melalui berbagai program pendampingan ekspor, business matching, promosi dagang, serta penguatan kapasitas pelaku usaha agar mampu memenuhi standar pasar internasional. (end/ant)
Riset Terkait
Berita Terkait
