KADIN: PEMBATASAN IMPOR BAGI PRODUK DIBUAT DOMESTIK PACU DAYA SAING
Share via
Category
Business Economics
Published On
05 October 2026
27736687
IQPlus, (5/10) - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai pembatasan impor secara selektif terhadap produk yang telah mampu diproduksi di dalam negeri dapat memberikan ruang bagi industri untuk berkembang sekaligus mendorong peningkatan daya saing.
Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Perindustrian Saleh Husin menyampaikan pengendalian impor perlu berjalan beriringan dengan penyelesaian berbagai hambatan investasi agar kapasitas produksi dalam negeri terus bertambah dan mampu memenuhi kebutuhan pasar.
Menurut dia dalam keterangan diterima di Jakarta, Senin, derasnya arus produk impor, terutama untuk barang yang sebenarnya sudah mampu diproduksi di dalam negeri, menjadi tantangan bagi penguatan ketahanan industri nasional.
Oleh karena itu, perlindungan industri perlu diterapkan dengan mempertimbangkan kondisi masing-masing sektor.
"Perlindungan industri dalam negeri perlu diperkuat, tetapi harus terukur, selektif, dan berbasis data. Fokus perlindungan sebaiknya diberikan pada produk yang sudah mampu diproduksi dan dipasok industri dalam negeri, baik dari sisi kualitas maupun kuantitas," ujar Saleh.
Saleh menuturkan persaingan antara produk lokal dan impor di pasar yang sama perlu menjadi perhatian pemerintah. Industri dalam negeri perlu mendapatkan ruang untuk berkembang ketika berhadapan dengan produk dari luar negeri.
Namun, dia menegaskan kebutuhan impor tidak dapat disamaratakan. Sejumlah sektor manufaktur masih membutuhkan bahan baku dan barang modal dari luar negeri karena belum seluruh kebutuhannya mampu dipenuhi oleh produsen domestik. (end/ant)
Related Research
News Related
