INDONESIA USUL MOU KEMITRAAN MINERAL HIJAU DENGAN CHILE
Share via
Kategori
Ekonomi Bisnis
Terbit Pada
05 October 2026
27740387
IQPlus, (5/10) - Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) RI Arif Havas Oegroseno mengusulkan penyusunan nota kesepahaman (MoU) Green Minerals Partnership antara Indonesia dan Chile untuk memperkuat kerja sama bidang energi dan mineral kritis.
Dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Santiago menyatakan MoU tersebut mencakup proyek industri bersama, koalisi negara produsen, teknologi pertambangan hijau, platform investasi, dan strategi distribusi berbasis kelautan.
Usulan itu disampaikan Wamenlu Havas saat melakukan pertemuan bilateral dengan Menlu Chile Francisco Perez Mackenna di sela-sela Indonesia-Latin America and the Caribbean Business Mission (INALAC-BM) 2026 di Santiago, Chile, pada Kamis (1/10).
Menlu Mackenna menyambut baik dan akan menindaklanjuti usulan tersebut pada kesempatan pertama. Mackenna juga menunjukkan ketertarikan pada kapasitas produksi vaksin BioFarma dan potensi pengadaan vaksin untuk Chile.
Kedua pihak sepakat untuk mengutamakan pemanfaatan Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Chile (IC-CEPA) pada sektor baterai dan vaksin.
Selain itu, Havas mendorong kerja sama pengembangan ekosistem baterai dan kendaraan listrik antara Corporacion Nacional del Cobre (Codelco), PT Freeport Indonesia, dan INALUM.
Codelco, yang merupakan badan usaha milik Pemerintah Chile, menyatakan terbuka untuk bekerja sama di bidang riset dan teknologi dengan Indonesia. (end/ant)
Riset Terkait
Berita Terkait
