JSMR ESTIMASI CAPEX INVESTASI HINGGA 2026 CAPAI Rp12 TRILIUN
Share via
Published On
10 September 2026
Related Stocks
Latest update: 22-07-2026, 04:11:pm
25228926
IQPlus, (10/9) - PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) mengestimasikan capital expenditure (capex) investasi hingga akhir tahun 2026 mencapai sekitar Rp12 triliun.
Direktur Utama Jasa Marga Rivan A Purwantono mengatakan capex tahun 2026 masih berjalan sesuai rencana. Sampai semester I tahun 2026, serapan capex operasional, pemeliharaan dan investasi pembangunan jalan tol terrealisasi Rp4,4 triliun, dan serapan capex hingga tahun ini tergantung pada kondisi realisasi di lapangan.
"Namun kami estimasi bahwa capex investasi sampai dengan akhir tahun 2026 adalah mencapai sekitar Rp12 triliun," ujar Rivan dalam Public Expose 2026 secara virtual di Jakarta, Rabu.
Menurut dia, serapan capex ini menjadi penting bagi Jasa Marga, terutama Perseroan selalu mengupayakan optimalisasi terhadap jadwal konstruksi, pengoperasionalan jalan tol baru secara bertahap.
Rivan juga menyampaikan bahwa Jasa Marga tetap membuka peluang untuk berpartisipasi dengan pengusahaan jalan tol baru sesuai dengan strategi dan arah pengembangan perusahaan.
"Keikutsertaan ini tetap menjadi peluang pengusahaan jalan tol, yang kami pastikan dilakukan secara selektif melalui proses evaluasi yang komprehensif dengan beberapa aspek yang dipertimbangkan dan prospek. Di antaranya seperti prospek lalu lintas, konektivitas, lalu jaringan jalan tol eksisting, lalu juga kelayakan investasi, dan juga tentunya adalah kemampuan finansial perusahaan," katanya.
Lebih lanjut dalam hal ekspansi, ujar Rivan, ini sesuai dengan arah strategis yang telah disampaikan sebelumnya. Jasa Marga juga terbuka untuk peluang investasi pada sektor brownfield, mengingat saat ini tender jalan tol baru memang tidak terlalu banyak jika dibandingkan dengan periode sebelumnya.
"Namun kami pastikan Jasa Marga tidak semata-mata berorientasi pada penambahan ruas baru, tetapi juga memastikan bahwa setiap peluang investasi yang mempertimbangkan dapat memberikan nilai tambah dan mendukung keberlanjutan bisnis perusahaan pasti akan menjadi pilihan bagi perseroan," katanya. (end/ant)
Related Research
News Related
