BCA Sekuritas
    langid
    Berita Harian

    JATUH TEMPO MARET 2026, BNI SIAP LUNASI SURAT UTANG GLOBAL USD500 JUTA

    Terbit Pada

    16 March 2026

    Saham Terkait

    Terakhir diperbarui: 26-02-2026, 10:31:am

    07453219

    IQPlus, (16/3) - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BNI) mengumumkan rencana pelunasan pokok Tier 2 Subordinated Notes 2021 senilai USD500.000.000 atau sekitar Rp7,8 triliun (asumsi kurs Rp15.700) yang akan jatuh tempo pada akhir Maret 2026. Langkah ini merupakan bagian dari pemenuhan kewajiban perseroan atas instrumen surat utang yang diterbitkan lima tahun silam.

    Berdasarkan keterbukaan informasi yang dirilis pada Senin (16/3), Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, menyampaikan bahwa dana untuk pelunasan tersebut telah tersedia dan ditempatkan pada aset likuid. Surat utang dengan tingkat bunga 3,75% per tahun tersebut tercatat di Singapore Stock Exchange dan diterbitkan merujuk pada ketentuan Regulation S (Reg S) berdasarkan US Securities Act.

    "Sehubungan dengan akan jatuh temponya surat utang tersebut, perseroan telah menyediakan dana yang diperlukan untuk melakukan pelunasan pokok surat utang," jelas manajemen dalam laporan tertulisnya.

    Meskipun tanggal jatuh tempo secara resmi jatuh pada 30 Maret 2026, BNI menjadwalkan proses penyelesaian atau settlement pelunasan akan dilaksanakan lebih awal, yakni pada 27 Maret 2026. Hal ini dilakukan sesuai dengan syarat dan ketentuan yang diatur dalam dokumen penerbitan surat utang tersebut.

    Manajemen BNI menegaskan bahwa aksi korporasi ini tidak akan memberikan dampak negatif yang signifikan terhadap operasional maupun stabilitas finansial bank pelat merah tersebut. Pelunasan ini justru menunjukkan komitmen perseroan dalam menjaga kepercayaan investor serta transparansi dalam pengelolaan struktur permodalan dan kewajiban jangka panjang. Hingga saat ini, BNI terus berupaya menjaga rasio kecukupan modal yang kuat guna mendukung ekspansi bisnis ke depan. (end)