JAST CATAT PENDAPATAN Rp57,9 MILIAR DI KUARTAL I 2026
Share via
Terbit Pada
29 April 2026
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 20-02-2026, 04:20:pm
11846219
IQPlus, (29/4) - PT Jasnita Telekomindo Tbk (IDX: JAST) telah mempublikasikan kinerja keuangan konsolidasian tidak diaudit untuk periode yang berakhir pada 31 Maret 2026. Pada kuartal I 2026, Perseroan mencatatkan pendapatan sebesar Rp57,90 miliar, meningkat dari Rp38,91 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya, atau tumbuh sekitar 48,8% year-on-year.
Pertumbuhan pendapatan tersebut turut mendorong peningkatan laba kotor Perseroan menjadi Rp14,14 miliar, dibandingkan Rp12,89 miliar pada kuartal I 2025. Namun demikian, Perseroan masih mencatatkan rugi bersih periode berjalan sebesar Rp1,09 miliar, dibandingkan laba bersih sebesar Rp1,25 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Hal ini terutama disebabkan oleh peningkatan beban usaha dan beban keuangan, termasuk beban penyusutan (depreciation) atas investasi infrastruktur dan teknologi, serta belum optimalnya pengakuan pendapatan dari beberapa kontrak baru yang masih dalam tahap implementasi pada awal tahun, demikian keterangan perseroan Rabu.
Dari sisi posisi keuangan, jumlah aset Perseroan per 31 Maret 2026 tercatat sebesar Rp181,34 miliar, meningkat dibandingkan posisi 31 Desember 2025 sebesar Rp178,74 miliar. Sementara itu, jumlah liabilitas tercatat sebesar Rp86,12 miliar dan jumlah ekuitas sebesar Rp95,22 miliar. Perseroan juga mencatatkan perbaikan arus kas dari aktivitas operasi menjadi positif sebesar Rp434,05 juta pada kuartal I 2026, dibandingkan posisi negatif sebesar Rp131,50 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya. Penerimaan kas dari pelanggan juga meningkat menjadi Rp50,26 miliar, dari sebelumnya Rp28,86 miliar.
Peningkatan pendapatan pada kuartal I 2026 menunjukkan bahwa Perseroan terus menjaga momentum pertumbuhan bisnis. Hingga Maret 2026, Perseroan telah mendapatkan beberapa tender Lembaga Pemerintah, seperti: Contact Center Kemendikdasmen, Layanan Masyarakat 175 BPJS Ketenagakerjaan, layanan Omnichannel & Whatsapp API Baznas, Layanan Contact Center 136 ESDM, Layanan WhatsApp Terintegrasi BPJS Kesehatan, juga berbagai jasa nilai tambah ke enterprise dan penjajakan ke perbankan.
Ke depan, Perseroan akan terus memperkuat efisiensi operasional, meningkatkan kualitas layanan, serta memperluas solusi digital yang relevan dengan kebutuhan pelanggan dan mitra strategis. Perseroan berkomitmen untuk terus memperkuat layanan contact center, omnichannel, layanan digital, serta solusi teknologi pendukung layanan publik dan korporasi. Dengan dukungan kapabilitas operasional dan teknologi yang terus dikembangkan, Perseroan optimistis dapat menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
