INJOURNEY BIDIK REDUKSI EMISI 4.000 TON CO2E
Share via
Kategori
Ekonomi Bisnis
Terbit Pada
22 January 2026
02133138
IQPlus, (22/1) - Memasuki tahun keempat kiprahnya, Holding BUMN sektor aviasi dan pariwisata, PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney, terus memperkuat transformasi lintas portofolio.
Berbagai inisiatif strategis dijalankan, mulai dari transformasi bandara, peningkatan konektivitas udara, hingga pengembangan destinasi unggulan seperti Borobudur, Taman Mini Indonesia Indah, KEK Sanur untuk International medical tourism, The Mandalika, dan The Golo Mori.
Melalui Sarinah, InJourney juga aktif membawa produk dan karya Indonesia ke pasar global. Upaya ini turut mendorong kinerja korporasi, dengan InJourney menempati posisi sebagai perusahaan ke-43 terbesar di Indonesia.
Capaian tersebut mempertegas peran InJourney sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi nasional, sekaligus menjalankan fungsi ganda sebagai pencipta nilai dan agen pembangunan.
Transformasi yang dilakukan tidak hanya berorientasi pada penguatan internal perusahaan, tetapi juga memberi dampak nyata bagi sektor aviasi, pariwisata, dan kesejahteraan masyarakat melalui sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan.
Sejalan dengan tema "InJourney 4 Tahun Bersama Berkarya, Lestarikan Indonesia", keberlanjutan menjadi fondasi utama strategi jangka panjang.
InJourney menempatkan pariwisata berkelanjutan sebagai investasi lintas generasi dengan menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi, pelestarian lingkungan, dan pemberdayaan sosial, serta membangun pijakan hijau bagi masa depan Indonesia.
Komitmen InJourney terhadap pariwisata berkelanjutan berangkat dari keyakinan bahwa keberhasilan bisnis jangka panjang hanya dapat dicapai apabila pertumbuhan ekonomi berjalan seiring dengan pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.
Melalui visi "Sustainable Tourism Economy and Creating Impact for Communities", InJourney membangun ekosistem aviasi dan pariwisata yang tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, tetapi juga memperkuat komunitas lokal serta menjaga kelestarian lingkungan sebagai bagian integral dari strategi bisnis masa depan.
Herdy Harman, Direktur SDM dan Digital InJourney, menekankan bahwa keberlanjutan dan tanggung jawab dalam berbisnis merupakan fondasi utama transformasi pariwisata nasional.
Menurutnya, pembangunan tidak hanya berhenti pada infrastruktur dan program, tetapi juga harus menyentuh aspek paling esensial, yaitu manusia.
"Komitmen kami wujudkan melalui green initiative program di lingkungan InJourney Group, yang merupakan sebuah inisiatif untuk menciptakan ekosistem pariwisata yang berkelanjutan. Inisiatif ini kami rancang untuk menghasilkan dampak yang dapat diukur, konsisten, dan berkelanjutan, sejalan dengan agenda transformasi InJourney dalam membangun ekosistem aviasi dan pariwisata yang ramah lingkungan," tambah Herdy. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
