INDY KUCURKAN BELASAN MILIAR RUPIAH UNTUK EKSPLORASI TAMBANG
Share via
Terbit Pada
13 October 2026
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 10-09-2026, 04:11:pm
28528286
IQPlus, (13/10) - PT Indika Energy Tbk (INDY) merilis laporan bulanan aktivitas eksplorasi untuk periode Oktober 2026. Penyampaian laporan yang ditandatangani oleh Corporate Secretary Indika Energy, Adi Pramono, ini menjadi wujud keterbukaan informasi emiten dalam memaparkan perkembangan kegiatan operasional serta realisasi anggaran dari seluruh anak perusahaannya.
Berdasarkan dokumen resmi perusahaan, kegiatan eksplorasi sepanjang bulan ini difokuskan melalui dua anak usaha utama, yaitu PT Kideco Jaya Agung dan PT Masmindo Dwi Area. Sementara itu, satu unit usaha lainnya, PT Mekko Metal Mining yang berlokasi di Ngabang, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, tercatat tidak memiliki aktivitas eksplorasi maupun realisasi biaya pada periode tersebut.
Aktivitas dengan realisasi anggaran terbesar dicatatkan oleh PT Kideco Jaya Agung yang mengucurkan dana hingga Rp9.437.762.475. Beroperasi di area Samurangau (Block Roto Samurangau dan Susubang - Block Susubang Uko), Kideco menggandeng beberapa pihak pelaksana seperti PT Mintec Abadi, PT Kumala Drillindo Persada, dan PT Puma Jaya Utama untuk menjalankan pemboran serta pengujian batubara.
Dari rangkaian kerja sama tersebut, Kideco menerapkan metode pemboran lubang terbuka (open hole), pemboran inti (coring), logging geofisika, hingga pengujian sampel batubara dan batuan pengapit. Hasilnya, perusahaan berhasil menyelesaikan 65 lubang bor dengan total kedalaman mencapai 10.717,4 meter terdiri atas coring sepanjang 3.672,25 meter dan open hole 7.045,15 meter serta merencanakan kelanjutan aktivitas pemboran.
Sementara itu, PT Masmindo Dwi Area mengalokasikan anggaran eksplorasi sebesar Rp6.127.568.202 untuk kawasan Awak Mas - Puncak Selatan, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. Dikelola oleh Tim Eksplorasi internal bersama PT Puma Jaya Utama, Masmindo mengombinasikan metode pemboran lubang terbuka, pemetaan geologi, serta analisis sampel yang telah menghasilkan 191 sampel dan 7 lubang bor. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
