BCA Sekuritas
langid
Berita Harian

BANK JAKARTA PERKUAT KERJA SAMA STRATEGIS DENGAN BUMD DAN BUMN

Kategori

Ekonomi Bisnis

Terbit Pada

13 October 2026

28533229

IQPlus, (13/10) - Bank Jakarta memperkuat sinergi dengan badan usaha milik daerah (BUMD), badan usaha milik negara (BUMN), dan perangkat daerah DKI Jakarta melalui sejumlah kerja sama strategis.

Kolaborasi tersebut mencakup pembiayaan perumahan bagi pekerja sektor informal, elektrifikasi armada Transjakarta, hingga pembangunan pedestrian deck Dukuh Atas dengan total potensi nilai mencapai Rp5,87 triliun.

"BUMD memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan Jakarta. Peran tersebut tidak hanya berorientasi pada kinerja bisnis, tetapi juga mencakup pelayanan masyarakat dan penggerak perekonomian daerah," ujar Kepala Badan Pembinaan BUMD Provinsi DKI Jakarta, Saefullah Hidayat di Jakarta, Selasa.

Dalam kerja sama tersebut, Bank Jakarta bersinergi dengan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP), Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM), serta Jamkrida Jakarta untuk mendukung program Fasilitas Pembiayaan Perolehan Rumah (FPPR) bagi pekerja sektor informal. Program ini memiliki potensi nilai Rp587 miliar melalui penyaluran kredit dan penjaminan kredit.

Kolaborasi tersebut diharapkan memperluas akses masyarakat pekerja sektor informal terhadap pembiayaan kepemilikan rumah.

Dengan dukungan pembiayaan dan penjaminan, pekerja yang memiliki keterbatasan akses terhadap layanan perbankan diharapkan memperoleh kesempatan lebih besar untuk memiliki hunian layak.

Selain sektor perumahan, Bank Jakarta juga mendukung percepatan transformasi transportasi publik melalui kerja sama dengan PT Transportasi Jakarta (Transjakarta).

Kerja sama ini mencakup pembiayaan program elektrifikasi sebanyak 3.782 armada dengan jangka waktu nota kesepahaman tiga tahun dan potensi nilai mencapai Rp5,07 triliun.

Program elektrifikasi tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan pada sektor transportasi publik.

Dukungan pembiayaan diharapkan dapat mempercepat pengembangan armada berbasis listrik sekaligus mendukung pengurangan emisi di Ibu Kota.

Sementara itu, Bank Jakarta juga menjalin kerja sama dengan PT MRT Jakarta (Perseroda) untuk pembiayaan pembangunan pedestrian deck Dukuh Atas. Fasilitas kredit yang disiapkan memiliki plafon Rp220 miliar dengan jangka waktu 15 tahun.

Pembangunan pedestrian deck tersebut diharapkan memperkuat konektivitas antarmoda transportasi dan meningkatkan aksesibilitas pejalan kaki di kawasan Dukuh Atas, yang menjadi salah satu titik penting integrasi transportasi Jakarta. (end/ant)