BCA Sekuritas
langid
Berita Harian

INDOSPRING BAGIKAN DIVIDEN Rp32,8 MILIAR DARI LABA BERSIH 2025

Terbit Pada

26 June 2026

Saham Terkait

Terakhir diperbarui: 12-06-2026, 04:03:pm

17635845

IQPlus, (26/6) - PT Indospring Tbk (INDS) mengumumkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk tahun buku 2025. Rapat yang diselenggarakan pada Rabu, 24 Juni 2026 tersebut dihadiri oleh para pemegang saham yang mewakili 5.948.608.510 lembar saham atau setara dengan 90,65% dari seluruh hak suara sah yang dikeluarkan oleh Perseroan.

Corporate Secretary Indospring Tbk, Bob Budiono, dalam laporan resminya menyatakan bahwa kuorum rapat telah menyetujui seluruh agenda yang diajukan secara bulat. Agenda utama yang disepakati oleh para pemegang saham meliputi pengesahan laporan keuangan, alokasi laba bersih, penunjukan akuntan publik, hingga pembaruan susunan pengurus perseroan.

Dalam keputusan terkait laba bersih tahun buku 2025, emiten produsen pegas kendaraan ini berkomitmen membagikan dividen tunai maksimal sebesar Rp32.812.485.500. Pemegang saham yang berhak nantinya akan menerima pembayaran dividen sebesar Rp5 per lembar saham. Manajemen menjadwalkan proses pembayaran dividen tunai ini akan ditunaikan pada hari Jumat, 24 Juli 2026.

Selain untuk dividen, laba bersih sisa juga dialokasikan untuk memperkuat struktur internal perusahaan. Perseroan menyisihkan dana sebesar Rp20.000.000.000 sebagai cadangan wajib demi memenuhi regulasi Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. Sisa laba bersih lainnya, yaitu sebesar Rp24.424.847.631, disepakati untuk dibukukan kembali sebagai saldo laba (retained earnings).

Rapat juga menerima baik dan mengesahkan Laporan Keuangan Perseroan yang berakhir pada 31 Desember 2025. Laporan tersebut sebelumnya telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang dan Rekan dengan opini "Wajar dalam semua hal yang material". Atas hasil tersebut, rapat memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (acquit et de charge) kepada jajaran Direksi dan Dewan Komisaris atas kinerja pengawasan mereka sepanjang tahun 2025.

Pada agenda terakhir, pemegang saham sepakat melakukan penyegaran manajemen dengan mengangkat kembali seluruh anggota Dewan Komisaris dan Direksi untuk masa jabatan 5 tahun ke depan hingga 2031. Melalui keputusan ini, posisi Komisaris Utama kembali dijabat oleh Widjijono Nurhadi dengan I Gusti Putu Suryawirawan sebagai Komisaris Independen.

Sementara itu, jajaran Direksi kini dipimpin oleh Wiranto Nurhadi selaku Direktur Utama, didampingi Lioe Cu Ling sebagai Wakil Direktur Utama. Struktur direksi juga diperkuat oleh Bob Budiono, Teddy Limyanto, dan Andriyas yang masing-masing kembali mengemban amanah sebagai Direktur Perseroan untuk mengawal target bisnis jangka panjang. (end)