INDEF YAKINI DANANTARA BERI PERUBAHAN KE EKONOMI
Share via
Kategori
Ekonomi Bisnis
Terbit Pada
23 January 2026
02240084
IQPlus, (23/1) - Institute for Development of Economics and Finance (Indef) meyakini kehadiran Danantara sebagai instrumen akan memberikan dampak signifikan dan berkelanjutan terhadap perekonomian nasional khususnya melalui peningkatan produktivitas dan akumulasi modal jangka panjang.
Optimisme tersebut disampaikan menyusul diperkenalkannya Danantara oleh Presiden RI Prabowo Subianto dalam World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, pada Kamis (22/1).
Direktur Eksekutif Indef Esther Sri Astuti di Jakarta, Jumat, mengatakan Danantara dirancang sebagai dana abadi pemerintah yang berfungsi membiayai sektor-sektor strategis seperti pendidikan, ketahanan pangan, dan inovasi melalui imbal hasil investasi berkelanjutan, bukan pembiayaan rutin dari APBN.
Skema itu, menurut dia, mampu memperkuat fondasi pertumbuhan ekonomi dalam jangka panjang.
Berdasarkan perhitungannya, ia mengatakan reformasi berbasis Danantara menunjukkan dampak positif yang cukup kuat terhadap indikator makroekonomi. Produk Domestik Bruto (PDB) tercatat meningkat tajam pada fase awal reformasi dan mencapai hampir tiga persen di atas baseline.
Dalam jangka panjang, pertumbuhan tersebut berangsur konvergen dan stabil di kisaran dua persen, mencerminkan efek pertumbuhan yang persisten dan bukan lonjakan sementara.
Sementara itu Direktur Eksekutif Celios Bhima Yudhistira Adhinegara menilai salah satu kunci utama pidato Presiden Prabowo Subianto yang mengusung konsep "Prabowonomics" di Forum Ekonomi Dunia (WEF) 2026 Davos, Swiss, adalah peran penting Danantara dalam kerja sama investasi industri.
"Kunci pidato Prabowo terletak pada kehadiran Danantara yang mengajak co-invest atau kerja sama investasi industri pada para peserta di WEF. Meskipun jenis industri masa depan tidak dijelaskan secara detil," kata Bhima di Jakarta, Jumat. (end/ant)
Riset Terkait
Berita Terkait
