INDEF YAKIN KONVERSI MOTOR LISTRIK HEMAT ENERGI DAN PACU INDUSTRI
Share via
Kategori
Ekonomi Bisnis
Terbit Pada
26 March 2026
08457816
IQPlus, (26/3) - Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) meyakini program konversi motor listrik yang dicanangkan pemerintah mampu memberikan efisiensi dan hemat energi sekaligus mendorong pertumbuhan industri dalam negeri.
Direktur Eksekutif INDEF Esther Sri Astuti Kamis menilai kebijakan yang mengubah sepeda motor berbasis bahan bakar minyak (BBM) menjadi motor listrik dengan didukung subsidi pemerintah ini tidak hanya ditujukan untuk menekan emisi, tetapi juga meningkatkan efisiensi penggunaan energi, serta memperkuat industri komponen.
"Menurut saya konversi ke motor listrik jauh lebih hemat energi dan mampu menekan biaya operasional harian hingga 80 persen atau seperlima dari biaya BBM konvensional," ujar Esther.
Ia menambahkan, agar manfaat program ini semakin optimal, dukungan kebijakan perlu diperluas dengan tidak hanya menyasar pada subsidi pembelian. Indef mendorong pemerintah untuk mempermudah pengurusan administrasi, termasuk surat-surat kendaraan dan pajak tahunan, serta memperbanyak infrastruktur pengisian daya.
"Tentu saja ini tidak cukup hanya memberi subsidi pada saat beli motor tetapi juga pengurusan surat-surat, pajak tahunan, dan tidak lupa menyediakan stasiun charging area lebih banyak agar pengguna motor listrik tidak takut mogok di jalan," lanjutnya. (end/ant)
Riset Terkait
Berita Terkait
