INDEF: PENGEMBANGAN EKONOMI SYARIAH PERLU EKOSISTEM TERINTEGRASI
Share via
Kategori
Ekonomi Bisnis
Terbit Pada
23 July 2026
20356538
IQPlus, (23/7) - Wakil Ketua Center for Sharia Economic Development (CSED) Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Handi Risza mengatakan pengembangan ekonomi syariah perlu diiringi pembangunan ekosistem yang terintegrasi, agar besarnya potensi dapat membawa menjadi pemimpin ekonomi halal dunia.
"Indonesia memiliki potensi yang sangat besar, namun potensi tersebut harus didukung oleh ekosistem yang saling terintegrasi," kata Handi di Jakarta, Kamis.
Ia menjelaskan pangsa pasar industri keuangan syariah Indonesia hingga kini masih berada di kisaran 7 persen, sehingga belum mencerminkan besarnya potensi yang dimiliki.
Di sisi lain, kata dia, pengembangan industri halal nasional juga masih tertinggal dibandingkan beberapa negara, termasuk Uni Emirat Arab, yang berhasil membangun ekosistem halal secara lebih komprehensif.
Handi menilai percepatan ekonomi halal nasional harus bertumpu pada tiga pilar utama, yakni capital, governance, dan inclusivity (CGI). (end/ant)
Riset Terkait
Berita Terkait
