INDEF : BURSA MINERAL PACU RANTAI PASOK HINGGA MEMBUAT RI KELOLA HARGA
Share via
Kategori
Ekonomi Bisnis
Terbit Pada
18 August 2026
22952238
IQPlus, (18/8) - Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menyampaikan pembentukan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis dapat memperkuat rantai pasok industri nasional, sekaligus membuka peluang bagi Indonesia untuk menjadi penentu harga acuan.
Direktur Eksekutif Indef Esther Sri Astuti menyampaikan salah satu manfaat utama dari pembentukan bursa mineral adalah menjadikan Indonesia sebagai price leader melalui penetapan Indonesia reference price, sehingga tidak lagi bergantung pada mekanisme harga dari bursa luar negeri.
"Indonesia memiliki kendali dalam menetapkan Indonesia reference price, sehingga tidak bergantung lagi pada bursa luar negeri," ujar Esther dihubungi di Jakarta, Selasa.
Ia menjelaskan, bursa mineral juga berpotensi meningkatkan transparansi perdagangan komoditas, sekaligus mencegah praktik-praktik yang dapat merugikan penerimaan negara.
Selain itu, Esther menilai keberadaan bursa mineral dapat membantu pemerintah mencegah praktik kecurangan dalam transaksi perdagangan, seperti under invoicing atau transfer pricing yang selama ini berpotensi mengurangi penerimaan negara.
Menurut dia, bursa mineral juga dapat memperkuat daya saing industri pertambangan domestik, karena menciptakan sistem perdagangan yang lebih terintegrasi serta memperluas rantai pasok nasional.
Meski demikian, Esther mengingatkan terdapat sejumlah tantangan yang perlu diperhatikan, agar bursa mineral dapat berjalan efektif dan menjadi acuan harga komoditas global.
Salah satunya adalah kesiapan pelaku usaha dalam menyesuaikan sistem transaksi dengan mekanisme baru tersebut.
Ia menyebut korporasi tambang berpotensi menghadapi tambahan biaya kepatuhan (compliance cost) untuk memindahkan atau menyesuaikan transaksi ke bursa domestik.
Selain itu, keberhasilan bursa mineral sangat bergantung pada tingkat likuiditas dan minat pelaku pasar global. (end/ant)
Riset Terkait
Berita Terkait
