HOFFMEN CLEANINDO BERENCANA TAMBAH KEGIATAN USAHA BARU
Share via
Terbit Pada
18 May 2026
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 13-05-2026, 11:51:am
13740874
IQPlus, (18/5) - PT Hoffmen Cleanindo Tbk. (KING) emiten bidang penyedia jasa kerja waktu tertentu, sanitasi dan higinitas berencana menambah kegiatan usaha baru.
Manajemen KING dalam keterangan tertulisnya Kamis (13/5) menuturkan bahwa KING berencana melakukan Penambahan usaha yaitu KBLI 78102 Aktivitas Penempatan Tenaga Kerja di Luar Negeri, KBLI 81100 Aktivitas Penyedia Gabungan Jasa Penunjang Fasilitas, KBLI 82100 Aktivitas Administrasi Kantor dan Penunjang Kantor, KBLI 81300 Aktivitas Jasa Lanskap, KBLI 46411 Perdagangan Besar Tekstil, KBLI 46414 Perdagangan Barang Jadi Tekstil, KBLI 53200 Aktivitas Kurir dan KBLI 64210 Aktivitas Perusahaan Induk.
Berdasarkan Penilai Publik Guntur, Eki, Andri dan Rekan (GEAR), strategi pemasaran yang direncanakan, penambahan KBLI KING merupakan langkah strategis untuk memperkuat posisi Perseroan sebagai penyedia layanan integrated faciliry management di Indonesia. Meskipun tidak mengubah strategi pemasaran secara signifikan, penambahan KBLI tersebut memperluas cakupan layanan dan legalitas usaha sehingga Perseroan dapat menawarkan solusi jasa yang lebih terintegrasi kepada pelanggan.
Dengan pendekatan business to business (B2B), konsep one-stop service, serta optimalisasi customer retention dan cross selling antar layanan dan berdasarkan analisis pesaing pasar, Perseroan menghadapi persaingan dari perusahaan-perusahaan yang bergerak secara spesifik pada masing-masing sektor jasa penunjang operasional, seperti jasa kebersihan, keamanan, pengelolaan parkir, administrasi kantor, jasa lanskap, dan penyedia tenaga kerja outsourcing.
Berdasarkan analisis aspek pasar dari segi kondisi pasar, pangsa pasar, kesinambungan, potensi pasar, strategi pemasaran, dan pesaing pasar, maka penambahan kegiatan usaha oleh PT Hoffmen Cleanindo secara aspek pasar adalah Layak.
Namun KING akan meminta persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang rencananya akan digelar pada tanggal 23 Juni 2026. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
