BCA Sekuritas
    langid
    Berita Harian

    HARGA SAHAM BERGERAK LIAR, MANAJEMEN NZIA AKHIRNYA BUKA SUARA

    Terbit Pada

    20 February 2026

    Saham Terkait

    Terakhir diperbarui: 10-02-2026, 04:20:pm

    05031449

    IQPlus, (20/2) - Emiten pengembang properti, PT Nusantara Almazia Tbk (NZIA), memberikan klarifikasi resmi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait perkembangan bisnis dan pergerakan harga saham perseroan.

    Dalam surat tanggapan yang dirilis pada 19 Februari 2026, manajemen menyatakan bahwa saat ini tidak ada informasi atau fakta material yang belum diungkapkan kepada publik.

    Fokus pada Rumah Subsidi (FLPP)

    Direktur PT Nusantara Almazia Tbk, Nur Anisa Nusuqi, menjelaskan bahwa kegiatan bisnis utama perseroan masih berjalan sesuai rencana, yakni pengembangan dan penjualan rumah melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Untuk tahun 2026, NZIA menetapkan rencana strategis untuk memperkuat penetrasi pada segmen perumahan subsidi tersebut.

    "Kegiatan bisnis yang dijalankan perseroan yaitu masih sebagai pengembang properti, terutama dalam penjualan dan pengembangan rumah FLPP," tulis manajemen dalam surat jawaban kepada BEI.

    Kondisi Makroekonomi dan Persaingan

    Pihak manajemen optimis menghadapi tahun 2026 dengan melihat kondisi makroekonomi yang stabil. Pertumbuhan ekonomi nasional dan dukungan kebijakan pemerintah di sektor perumahan dinilai memberikan prospek positif bagi bisnis perseroan ke depan. Terkait persaingan usaha, NZIA mengonfirmasi tidak ada pergeseran pangsa pasar yang signifikan yang memengaruhi kondisi operasional mereka.

    Klarifikasi Pergerakan Saham dan Isu Hukum

    Menanggapi pertanyaan bursa mengenai fluktuasi harga saham, manajemen menyatakan tidak mengetahui secara pasti penyebab di balik pergerakan harga saham NZIA di pasar modal. Selain itu, perseroan menegaskan bahwa tidak ada perkara hukum yang melibatkan direksi, komisaris, maupun anak usaha yang berdampak material terhadap keberlangsungan perusahaan.

    Hingga saat ini, perseroan juga memastikan bahwa tidak terdapat informasi material di media massa yang perlu diklarifikasi lebih lanjut, dan seluruh fakta material telah dilaporkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. (end)