BCA Sekuritas
langid
Berita Harian

HARGA EMAS ALAMI LONJAKAN TERBESAR SEJAK FEBRUARI

Kategori

Komoditi

Terbit Pada

05 August 2026

21724736

IQPlus, (6/8) - Harga emas mencatat lonjakan terbesar sejak Februari karena prospek kesepakatan untuk membuka kembali Selat Hormuz meredam ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve AS, sementara penembusan di atas level resistensi teknis utama memicu aksi beli tambahan.

Harga emas naik lebih dari 4 persen menjadi sekitar US$4.250 per ons, setelah mencatat kenaikan tipis dalam dua sesi awal pekan ini. Harga perak juga turut menguat.

Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa kesepakatan terkait Hormuz mungkin tercapai paling cepat pada hari Rabu, seiring menguatnya harapan akan adanya pengaturan yang memungkinkan pembukaan kembali jalur perairan vital tersebut. Nilai tukar dolar AS melemah, sementara harga minyak AS melanjutkan penurunannya.

Pasar kini sepenuhnya memperhitungkan satu kali kenaikan suku bunga AS hingga akhir tahun 2026 turun dari perkiraan dua kali kenaikan yang sempat muncul pada pekan yang berakhir 2 Agustus. Pengetatan kebijakan moneter yang lebih terbatas umumnya berdampak positif bagi logam mulia, termasuk emas, yang tidak menghasilkan imbal hasil (yield).

Menurut Nicky Shiels, Kepala Strategi Logam di MKS PAMP, reli harga emas mendapatkan momentum setelah harga menembus level resistensi teknis utama; pergerakan ini menyusul jejak platinum yang telah lebih dulu menembus level resistensi serupa sehari sebelumnya.

Shiels memperkirakan harga emas serta aset lain yang kerap dibeli investor saat mengantisipasi pelemahan dolar AS atau kenaikan inflasi akan terus meningkat menjelang pertemuan Federal Reserve (The Fed) pada bulan September. Ia menambahkan bahwa setelah mengalami reli kuat di awal tahun 2026, harga emas sempat bergerak mendatar (sideways) selama beberapa pekan terakhir, sehingga masih terdapat ruang bagi harga untuk kembali naik.

Harga emas spot naik 4,2 persen menjadi US$4.248,45 per ons pada pukul 16.12 waktu New York (04.12 waktu Singapura). Harga perak naik 4,2 persen menjadi US$62,07 per ons. Harga platinum cenderung stabil, sementara harga paladium mengalami kenaikan. Bloomberg Dollar Spot Index, sebuah tolok ukur mata uang AS, bergerak sedikit lebih rendah. (end/Bloomberg)