BCA Sekuritas
    langid
    Berita Harian

    GRPM TANGGAPI PERGERAKAN SAHAM DAN PELUANG STRATEGIS

    Terbit Pada

    06 January 2026

    Saham Terkait

    Terakhir diperbarui: 25-03-2026, 09:30:am

    00549205

    IQPlus, (06/1) - PT Graha Prima Mentari Tbk (GRPM), memberikan penjelasan resmi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait volatilitas transaksi efek perseroan yang terjadi baru-baru ini. Dalam surat tanggapannya, manajemen menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada informasi material yang disembunyikan dari publik yang dapat mempengaruhi nilai saham perusahaan secara mendadak.

    Direktur Utama sekaligus Sekretaris Perusahaan GRPM, Agus Susanto, menyatakan bahwa perusahaan tidak mengetahui adanya fakta material atau informasi yang belum terungkap sebagaimana diatur dalam regulasi OJK. Hal ini disampaikan untuk menanggapi permintaan penjelasan dari otoritas bursa menyusul pergerakan harga saham yang dinilai di luar kewajaran atau mengalami fluktuasi signifikan.

    Meskipun tidak ada kejadian material yang mendesak, manajemen mengungkapkan fakta menarik yang menjadi perhatian kalangan investor. Perseroan mengakui saat ini tengah menerima tawaran kerja sama dari beberapa pihak ketiga. Sinyal ini menunjukkan bahwa model bisnis GRPM sebagai distributor nasional memiliki daya tarik strategis bagi mitra bisnis potensial lainnya.

    Terkait tawaran tersebut, Agus menjelaskan bahwa manajemen masih dalam tahap pertimbangan yang mendalam. Hingga laporan ini dirilis pada 6 Januari 2026, belum ada keputusan final yang diambil oleh jajaran direksi. Namun, perseroan berkomitmen untuk segera melakukan pengumuman resmi jika kesepakatan akhir telah tercapai sesuai dengan peraturan keterbukaan informasi yang berlaku.

    Dari sisi rencana aksi korporasi, GRPM memastikan bahwa dalam jangka waktu dekat atau setidaknya tiga bulan ke depan, tidak ada rencana yang akan berdampak pada pencatatan saham di bursa. Perseroan juga menepis adanya informasi terkait transaksi pemegang saham utama yang melampaui ambang batas regulasi tanpa pelaporan resmi.

    "Fokus manajemen saat ini tetap pada penguatan operasional distribusi sembari mengevaluasi tawaran strategis yang masuk guna meningkatkan nilai tambah bagi para pemegang saham di masa depan,"tegasnya. (end)