ERA BARU BELANJA DIGITAL, FOOD COURT 23 SEMARANG ADOPSI QRIS YUKK PAYMENT GATEWAY
Share via
Kategori
Ekonomi Bisnis
Terbit Pada
12 June 2026
16255460
IQPlus, (12/6) - Pertumbuhan ekonomi digital di Kota Semarang kian diperkuat dengan dibukanya destinasi gaya hidup terbaru, 23 Semarang Shopping Center, pada Sabtu, 23 Mei 2026. Berlokasi di kawasan mega superblok POJ City (Pearl of Java), Semarang Barat, pusat perbelanjaan ini tidak hanya menawarkan aktivitas belanja, tetapi juga ekosistem transaksi yang modern dan terintegrasi.
Mal terpadu yang dikelola oleh PT Indonesian Paradise Property, Tbk (Paradise Indonesia) ini berdiri di atas lahan seluas 65.000 meter persegi. Dengan mengusung konsep mixed-use lifestyle retail destination, kehadiran mal ini diproyeksikan mampu menggeliatkan sektor perdagangan di Jawa Tengah melalui pelibatan lebih dari 200 tenant multi-kategori.
Direktur dan CFO Paradise Indonesia, Surina, mengungkapkan bahwa esensi dari 23 Semarang adalah menjadi sebuah lifestyle sanctuary. Konsep ini sengaja dirancang untuk memberikan ruang yang lebih terbuka dan hangat bagi masyarakat, sekaligus menjadi tempat terkoneksinya alam dengan komunitas urban yang sedang berkembang.
Sektor kuliner menjadi salah satu pilar utama di mal ini melalui kehadiran area food court yang dikelola oleh ID Kitchen Projection. Mengadopsi visi dari Amelia Gozali selaku pemilik Cornerstone Indonesia, food court ini memadukan nuansa modern dengan keaslian makanan otentik yang legendaris bagi para pengunjung.
Guna menjamin kenyamanan maksimal bagi seluruh lapisan masyarakat, ID Kitchen menerapkan kebijakan pemisahan area kuliner secara tegas. Area makan dibagi menjadi "Eateria" untuk sajian halal dan "Bak&Co" untuk sajian nonhalal. Protokol pemisahan ini dilakukan secara menyeluruh, mencakup peralatan makan berupa piring, sendok, garpu, hingga fasilitas pencucian yang dibuat terpisah demi kenyamanan pengunjung Muslim.
Keunggulan lain dari area kuliner ini terletak pada sistem pembayarannya yang sudah sepenuhnya digital. ID Kitchen Projection resmi menggandeng YUKK Payment Gateway sebagai mitra pembayaran resmi (official payment partner) untuk menyediakan fasilitas QRIS di seluruh tenant, baik di area Eateria maupun Bak&Co.
Langkah digitalisasi ini dinilai sangat efisien. Direktur ID Kitchen, Tommy, menyebutkan bahwa keandalan sistem YUKK Payment Gateway yang presisi dan komunikatif menjadi alasan utama kemitraan ini, sehingga para pemilik tenant dapat menjalankan operasional bisnis mereka dengan lebih tenang dan teratur.
Bagi YUKK Payment Gateway, penyediaan infrastruktur digital di pusat perbelanjaan berskala besar bukanlah hal baru. Perusahaan ini telah memiliki rekam jejak panjang dalam mengelola sistem pembayaran di berbagai lokasi premium Indonesia, seperti Summarecon Mall Serpong, Mall @ Alam Sutera, 23 Paskal, hingga NICE PIK dan ICE BSD.
Co-Founder & Chief Marketing Officer YUKK Payment Gateway, Ngo Agustino, menyatakan bahwa kolaborasi ini bertujuan untuk menghadirkan kenyamanan bertransaksi bagi pengunjung sekaligus mendukung efisiensi operasional para pelaku usaha di 23 Semarang. Pengunjung kini cukup memindai kode QRIS melalui dompet elektronik (e-wallet) atau aplikasi perbankan seluler untuk menyelesaikan pembayaran.
Melalui pembukaan 23 Semarang dan integrasi sistem digital ini, masyarakat Kota Semarang kini memiliki alternatif destinasi hiburan baru yang tidak hanya rekreatif, tetapi juga mendukung inklusi keuangan digital secara berkelanjutan. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
