ELSA PERKUAT PERAN STRATEGIS MELALUI DUAL COMPLETION BERSAMA PHR ZONA 4
Share via
Terbit Pada
22 July 2026
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 07-05-2026, 04:13:pm
20247234
IQPlus, (22/7) - PT Elnusa Tbk (Elnusa), perusahaan jasa energi terintegrasi yang tergabung dalam Subholding Upstream Pertamina, memperkuat perannya sebagai mitra strategis PHR Zona 4 melalui implementasi teknologi Dual Completion di Adera Field. Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya mendukung agenda Pertamina dalam meningkatkan produksi migas nasional sekaligus memperkuat ketahanan energi Indonesia.
Implementasi Dual Completion yang didukung Elnusa merupakan bagian dari strategi pengembangan lapangan PHR Zona 4 dalam mengoptimalkan potensi lapangan migas yang telah memasuki fase mature field. Teknologi ini melengkapi berbagai inisiatif pengembangan seperti development drilling, step out drilling, dan optimalisasi reservoir guna meningkatkan efisiensi pemanfaatan cadangan hidrokarbon.
Dalam implementasi tersebut, Elnusa menghadirkan dukungan melalui kapabilitas Well Intervention & Completion, Engineering Services, serta eksekusi operasi lapangan yang mengedepankan standar HSSE. Kapabilitas tersebut memungkinkan pekerjaan completion dilaksanakan secara tepat waktu, aman, dan sesuai standar operasional sehingga mendukung optimalisasi produksi lapangan PHR Zona 4 sekaligus memberikan nilai tambah bagi pengembangan lapangan migas Pertamina.
Direktur Operasi PT Elnusa Tbk, Andri Haribowo, mengatakan bahwa kolaborasi dengan PHR Zona 4 mencerminkan komitmen Elnusa untuk terus menghadirkan solusi operasi yang memberikan nilai tambah bagi industri hulu migas nasional, "Keberhasilan implementasi Dual Completion bersama PHR Zona 4 merupakan bukti bahwa sinergi antara operator dan perusahaan jasa energi mampu menciptakan operasi yang lebih produktif dan efisien. Kapabilitas Elnusa menjadi bagian dari upaya Pertamina dalam mengoptimalkan pengembangan lapangan melalui sinergi dengan mitra strategis. Kolaborasi ini mencerminkan bagaimana kompetensi nasional mampu memberikan nilai tambah bagi keberlanjutan operasi hulu migas Indonesia," ujar Andri dalam keterangan Rabu.
Melalui implementasi Dual Completion pada sumur BNG-D14 di Adera Field, dua reservoir dapat diproduksikan melalui satu sumur tanpa memerlukan pengeboran sumur baru pada setiap lapisan. Pendekatan ini meningkatkan efisiensi pengembangan lapangan, mengurangi kebutuhan intervensi sumur, serta mengoptimalkan pemanfaatan reservoir yang masih produktif, sehingga menjadi solusi efektif bagi lapangan migas yang telah memasuki fase mature.
Penerapan Dual Completion pada program pengembangan lapangan PHR Zona 4 memberikan tambahan produksi sekitar 480 BOPD minyak dan 3,3 MMSCFD gas dari target 186 BOPD dan 1,09 MMSCFD . Implementasi teknologi ini menjadi salah satu upaya optimalisasi lapangan mature melalui pemanfaatan reservoir yang lebih efisien.Teknologi ini selanjutkan akan lakukan pada sumur -sumur berikutnya GNK -PD80 dan BNG-B7.
Menurut Andri, keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa kolaborasi yang erat antara operator dan penyedia jasa energi memiliki peran penting dalam menciptakan operasi yang semakin efektif, aman, dan berkelanjutan, "Kami percaya keberhasilan peningkatan produksi migas tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga oleh kolaborasi yang solid antar entitas Pertamina Group. Dengan pengalaman dan kapabilitas yang dimiliki, Elnusa akan terus mendukung PHR dan seluruh entitas Pertamina Group melalui layanan yang andal, inovatif, serta berorientasi pada operational excellence guna mendukung target produksi migas nasional dan memperkuat ketahanan energi Indonesia," tutup Andri.
Ke depan, Elnusa akan terus memperkuat sinergi dengan Pertamina Group melalui penyediaan layanan energi terintegrasi yang mendukung peningkatan produktivitas lapangan migas, percepatan implementasi teknologi, serta penerapan operational excellence. Komitmen tersebut menegaskan peran Elnusa sebagai mitra strategis Pertamina dalam menciptakan operasi hulu migas yang lebih efisien, berkelanjutan, dan berdaya saing, sekaligus mendukung ketahanan energi nasional. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
