EKONOM PROYEKSI BI-RATE TETAP DI LEVEL 5,5 PERSEN
Share via
Kategori
Ekonomi Bisnis
Terbit Pada
18 June 2026
16832206
IQPlus, (18/6) - Sejumlah ekonom memproyeksikan suku bunga acuan (BI-Rate) akan tetap pada level 5,5 persen dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI Bulanan pada Juni ini, setelah bank sentral menempuh serangkaian pengetatan yang cukup signifikan dalam waktu singkat.
Dalam RDG pada 19-20 Mei 2026, Bank Indonesia (BI) telah menaikkan BI-Rate sebesar 50 basis poin (bps). Namun, nilai tukar rupiah terus melemah hingga menyentuh level Rp18.000-an per dolar AS sehingga BI-Rate kembali dinaikkan sebesar 25 bps melalui RDG Mingguan pada 9 Juni 2026 atau di luar jadwal reguler. Dengan demikian, kenaikan secara kumulatif mencapai 75 bps dalam periode singkat.
"Menurut pandangan kami, ini merefleksikan pengetatan moneter yang cukup signifikan dan kami memperkirakan Bank Indonesia mempertahankan suku bunga kebijakan pada rapat di bulan Juni," kata Ekonom Makroekonomi dan Pasar Keuangan LPEM FEB UI Teuku Riefky dalam publikasinya di Jakarta, Kamis.
Adapun BI juga menggunakan langkah-langkah tambahan untuk menarik arus masuk modal, termasuk kembali menaikkan imbal hasil instrumen SRBI. Riefky menilai kebijakan ini membantu menstabilkan pasar keuangan.
Rupiah menguat ke kisaran Rp17.700 per dolar AS pada 12 Juni. Namun, pasar obligasi pemerintah dan pasar saham masih mencatat arus keluar bersih masing-masing sebesar 0,18 miliar dolar AS dan 0,19 miliar dolar AS selama periode 9-12 Juni.
Di pasar obligasi, kurva imbal hasil sempat kembali ke bentuk yang lebih normal setelah kenaikan suku bunga, dengan yield obligasi pemerintah tenor 10 tahun kembali berada di atas tenor 1 tahun pada 9 Juni.
"Pemulihan di kedua pasar, yang tercermin dari meningkatnya kembali IHSG dan normalisasi sementara kurva imbal hasil, nampaknya didorong utamanya oleh investor domestik," catat Riefky. (end/ant)
Riset Terkait
Berita Terkait
