BCA Sekuritas
langid
Berita Harian

EKONOM NILAI BANK EMAS PERKUAT RANTAI PASOK DAN LINDUNGI DARI INFLASI

Kategori

Ekonomi Bisnis

Terbit Pada

22 July 2026

20236945

IQPlus, (22/7) - Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Esther Sri Astuti menilai bank emas dapat memberikan manfaat strategis seperti memperkuat rantai pasok emas, meningkatkan akses investasi, serta menjadi instrumen perlindungan nilai terhadap inflasi.

"Bank emas berperan penting dalam perekonomian global maupun lokal antara lain dampak dari berfungsinya ekosistem emas dengan baik atau peningkatan produksi emas," kata Esther dihubungi di Jakarta, Rabu.

Ia menjelaskan berdasarkan kajian pemerintah pada 2025, keberadaan bank emas dapat meningkatkan nilai tambah dalam rantai pasok emas dan mendorong peningkatan produksi emas dalam negeri yang diperkirakan mencapai Rp201 triliun.

Selain itu, sektor industri emas yang berkembang juga berpotensi menciptakan lapangan kerja baru sekitar 801 ribu tenaga kerja. Sementara layanan bank emas diperkirakan dapat meningkatkan jumlah uang beredar hingga Rp53 triliun.

Esther menyebut pembiayaan berbasis emas, pinjaman logam emas, serta pembiayaan dore secara keseluruhan berpotensi meningkatkan Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar Rp22,9 triliun.

Di sisi lain, pembiayaan yang didukung emas dapat mendorong konsumsi ritel sebesar Rp22,8 triliun, serta memacu investasi pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) sebesar Rp16,2 triliun.

Lebih lanjut, menurut Esther, manfaat lain dari bank emas yakni memberikan akses yang lebih luas kepada masyarakat untuk berinvestasi dalam emas.

Selain memperluas akses investasi, Esther menilai emas juga memiliki fungsi sebagai aset lindung nilai (safe haven) yang dapat menjaga kekayaan masyarakat dari dampak inflasi.

"Emas dikenal sebagai pelindung nilai terhadap inflasi. Bank emas memungkinkan masyarakat untuk menyimpan kekayaan mereka dalam bentuk emas, yang memiliki daya tahan lebih baik dibandingkan dengan mata uang fiat yang dapat terdevaluasi akibat inflasi," jelasnya.

Ia menambahkan, kehadiran bank emas juga dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem keuangan karena menyediakan alternatif investasi yang relatif stabil di tengah ketidakpastian ekonomi.

Lebih lanjut, Esther menilai bank emas memiliki peluang besar untuk dikembangkan dalam ekosistem perbankan syariah karena sesuai ketentuan.

Namun demikian, dirinya mengingatkan bahwa pengembangan bank emas juga perlu memperhatikan sejumlah tantangan, seperti fluktuasi harga emas, biaya layanan, hingga rendahnya tingkat literasi dan inklusi keuangan masyarakat. (end)