EKONOM : KESIAPAN ADOPSI AI PADA UMKM PERLU DUKUNGAN PEMERINTAH
Share via
Kategori
Ekonomi Bisnis
Terbit Pada
13 July 2026
19350397
IQPlus, (13/7) - Ekonom dari Center of Economics and Law Studies (Celios) Nailul Huda mengatakan peningkatan kesiapan adopsi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) pada pelaku industri UMKM perlu dukungan dari pemerintah melalui pendekatan literasi dan keterjangkauan layanan AI.
Huda mengatakan penerapan AI pada pelaku usaha bisa membantu pekerjaan mulai dari marketing, hingga pencatatan, yang meminimalkan potensi kesalahan manusia.
"95 persen usaha di Indonesia merupakan mikro dan super mikro. Mereka secara nature tidak membutuhkan AI dalam bisnis. Namun, bagi usaha kecil dan menengah, AI ini bisa membantu pekerjaan mereka," kata Huda kepada ANTARA di Jakarta, Senin.
Ia mengatakan meskipun AI bisa memudahkan kegiatan usaha industri kecil dan menengah, sayangnya adopsi AI masih relatif rendah. Beberapa hambatan di antaranya kualitas sumber daya manusia yang masih rendah terutama di luar Pulau Jawa dan akses internet yang masih sebatas komunikasi dan mencari informasi, bukan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan.
Selain itu, Huda juga menyoroti harga layanan AI yang masih relatif mahal bagi sebagian besar pelaku. Harga ini menjadi faktor kuat masih rendahnya adopsi AI ke pelaku usaha kecil dan menengah.
"Dengan harga jual barang yang relatif murah, harga layanan AI yang mahal tidak relevan dengan mereka," katanya.
Ia mengatakan perlu ada pendekatan dalam hal literasi digital untuk pelaku usaha kecil dan menengah terutama untuk peningkatan pemahaman manfaat AI dari pemerintah hingga penyedia layanan digital.
Menurut dia, diperlukan juga kolaborasi dari pemerintah dan juga penyedia layanan untuk pemberian pemahaman kepada pelaku usaha kecil dan menengah mengenai teknologi AI pada dunia usaha.
"Pemerintah bisa memberikan insentif bagi layanan AI yang menyasar ke pelaku UMKM, agar harga layanan untuk pelaku UMKM bisa dijangkau. Tapi bukan untuk penyedia layanan besar ya, hanya ke penyedia layanan lokal yang fokusnya kepada peningkatan bisnis pelaku UMKM," katanya menyarankan.
Dengan dukungan tersebut, adopsi AI di kalangan UMKM diharapkan dapat meningkat secara bertahap dan memberikan dampak nyata terhadap produktivitas, daya saing, serta pertumbuhan usaha. (end/ant)
Riset Terkait
Berita Terkait
