DYAN CATAT PENDAPATAN RP1,22 TRILIUN DAN LABA BERSIH RP30,87 MILIAR PADA 2025
Share via
Terbit Pada
17 March 2026
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 12-12-2025, 09:40:am
07556616
IQPlus, (17/3) - PT Dyandra Media International Tbk (Dyandra), perusahaan induk (holding) dengan kode saham DYAN yang bergerak di industri Meeting, Incentive, Convention, dan Exhibition (MICE), hari ini (17/3) mengumumkan hasil kinerja laporan keuangan yang telah diaudit untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2025. Berdasarkan laporan keuangan tahunan 2025, perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp1,219 triliun dengan laba bersih Rp30,870 miliar, di mana kontribusi utama berasal dari segmen bisnis Event/Exhibition Organizer. Pendapatan dari bisnis Event/Exhibition Organizer mencapai Rp977,6 miliar atau 80%, disusul Convention & Exhibition Hall sebesar Rp152,9 miliar (12%), bisnis Hotel Rp55,8 miliar (5%), dan bisnis pendukung Event Rp38,8 miliar (3%).
Hingga akhir 2025, total aset DYAN tercatat Rp1,257 triliun, terdiri dari aset lancar Rp625,7 miliar dan aset tidak lancar Rp630,9 miliar, meningkat 3,7% dibandingkan 2024. Total liabilitas tercatat Rp533,4 miliar, naik 0,6% dari tahun sebelumnya. Faktor utama yang dihadapi perseroan adalah menurunnya permintaan pasar MICE dari asosiasi dan korporasi, berkurangnya event order dari pemerintah akibat efisiensi anggaran (Inpres No. 1/2025), serta kondisi ekonomi global.
Direktur Utama DYAN, Daswar Marpaung, menyampaikan bahwa perseroan terus melakukan strategi bisnis terukur melalui penyelenggaraan IP event yang lebih sustain dan menguntungkan, karena memiliki identitas, konsep, dan nilai kekayaan intelektual yang jelas serta dapat dikembangkan jangka panjang. Fokus pada IP Event seperti pameran (IIMS, IFEX) atau festival (Projek-D) memberikan valuasi tinggi, fleksibilitas terhadap tren, dan potensi pertumbuhan pasar yang lebih besar. Saat ini Dyandra Group memiliki lebih dari 11 IP event, antara lain IIMS, IFEX, Indowood Expo, Projek-D, Deep Extreme Indonesia, Sunset di Kebun, Sunset di Pantai, FLOII, Halal Indo, Jakarta International Pet Show, Indonesia Women Fest, dan lainnya.
Manajemen juga melakukan efisiensi dengan Operating Expenses (Opex) 2025 sebesar Rp329,1 miliar, turun 5% dari Rp344,8 miliar pada 2024, menunjukkan pengendalian biaya yang terukur. Sepanjang tahun 2025, perseroan menjalin kemitraan strategis untuk memperluas pasar industri MICE serta memberikan nilai tambah dalam penyelenggaraan event, termasuk pemindahan lokasi ke tempat lebih luas dan teraliansi dengan Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD.
Manajemen optimistis kinerja Q1-2026 akan positif, dengan beberapa event besar yang telah terselenggara, termasuk IIMS dan IFEX. Line-up event PT Dyandra Promosindo mendatang antara lain The 50th IPA Convention and Exhibition (20-22 Mei 2026, ICE BSD), Indonesia International Motor Show (IIMS) Surabaya (27-31 Mei 2026, Grand City Surabaya), Indonesia Women Fest (29-31 Mei 2026, ICE BSD), The 25th IFRA Business Expo 2026 (28-30 Agustus 2026, ICE BSD), dan beberapa event lainnya.
Dari bisnis promotor musik PT Dyandra Global Edutainment, beberapa konser Korea yang akan digelar pada 2026 meliputi 2026 Hearts2Hearts FANMEETING
Sementara itu, bisnis unit PT Nusa Dua Indonesia akan menyelenggarakan beberapa event di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), antara lain 20th Scientific Meeting Asia Pacific Association of Surgical Tissue Banking (2-4 April 2026), 7th Asian Pacific Federation of Societies for Reconstructive Microsurgery (16-18 April 2026), Food Hotel Tourism Bali (28-30 April 2026), dan Asian Karate Federation Senior Championships (18-21 Juni 2026). (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
