DUKUNG INDUSTRI FARMASI, PYFA PERKUAT STRUKTUR MODAL MELALUI RIGHT ISSUE
Share via
Terbit Pada
28 April 2026
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 24-04-2026, 02:22:pm
11732324
IQPlus, (28/4) - Emiten farmasi PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) mengumumkan rencana penambahan modal melalui Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu II (PMHMETD II) atau rights issue. Perseroan berencana menerbitkan sebanyak-banyaknya 5.700.000.000 (lima miliar tujuh ratus juta) saham baru dengan nilai nominal Rp100 per saham.
Jumlah saham yang ditawarkan ini setara dengan maksimal 33,65% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh setelah pelaksanaan aksi korporasi tersebut. Bersamaan dengan penerbitan saham baru, Perseroan juga akan merilis sebanyak-banyaknya 3.754.498.215 Waran Seri II sebagai insentif bagi pemegang saham yang melaksanakan haknya.
Berdasarkan Prospektus Ringkas yang diterbitkan pada 27 April 2026, dana yang diperoleh dari hasil rights issue ini akan digunakan sepenuhnya untuk memperkuat struktur permodalan dan mendanai akuisisi guna mendukung pengembangan usaha Perseroan.
Sementara itu, dana dari pelaksanaan Waran Seri II dialokasikan untuk modal kerja dan biaya operasional, termasuk pembelian bahan baku serta pengembangan produk. Manajemen mengingatkan para pemegang saham mengenai adanya risiko dilusi kepemilikan saham yang cukup material.
Jika pemegang saham tidak mengambil haknya, persentase kepemilikan akan terdilusi sebesar 33,65% setelah pelaksanaan HMETD, dan dapat mencapai maksimum 45,69% apabila seluruh Waran Seri II juga dilaksanakan.
Jadwal sementara pelaksanaan aksi korporasi PT Pyridam Farma Tbk mencakup tanggal efektif pada 29 Juni 2026, recording date bagi pemegang saham yang berhak atas HMETD pada 9 Juli 2026, periode perdagangan dan pelaksanaan HMETD pada 13-20 Juli 2026, distribusi saham baru pada 15-22 Juli 2026, serta masa pelaksanaan Waran Seri II yang berlangsung mulai 10 Januari 2027 hingga 10 Juli 2031.
Langkah strategis ini telah mendapatkan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diselenggarakan pada 22 April 2026. Perseroan menegaskan bahwa aksi korporasi ini sangat penting untuk menjaga daya saing di industri farmasi yang dikenal kompetitif dan padat modal. (end)
