BCA Sekuritas
langid
Berita Harian

DANANTARA TINJAU TRANSFORMASI LAYANAN JALAN TOL, SOROTI DIGITALISASI DAN REST AREA

Terbit Pada

22 July 2026

Saham Terkait

Terakhir diperbarui: 22-06-2026, 04:32:pm

20256461

IQPlus, (22/7) - Kepala Badan Pengelola (BP) BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria, meninjau transformasi layanan PT Jasa Marga (Persero) Tbk di Travoy Rest KM 88A dan KM 88B Jalan Tol Cikampek-Purwakarta-Padalarang (Cipularang), Jawa Barat, serta Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC) di Jatiasih, Bekasi. Kunjungan tersebut bertujuan melihat implementasi peningkatan layanan dan transformasi digital yang dikembangkan Jasa Marga untuk meningkatkan pengalaman perjalanan pengguna jalan tol.

Dalam kunjungan yang didampingi Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono beserta jajaran direksi, Dony meninjau sejumlah pembaruan di Travoy Rest, mulai dari peremajaan fasilitas, peningkatan kapasitas toilet, penyediaan ruang terbuka hijau, penambahan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), hingga penguatan peran usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Menurut Rivan, pengembangan rest area dilakukan melalui konsep destination hub area agar tidak hanya berfungsi sebagai tempat beristirahat, tetapi juga menjadi destinasi yang memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman bagi masyarakat.

Rivan menjelaskan, transformasi Travoy Rest KM 88A difokuskan pada pembenahan fasilitas dasar sebagai prioritas, termasuk perluasan kawasan, revitalisasi dan relokasi toilet agar lebih mudah diakses, optimalisasi kapasitas parkir, serta penambahan ruang terbuka hijau. Rest area tersebut diproyeksikan menjadi model pengembangan rest area Jasa Marga di masa mendatang yang mengedepankan kualitas pelayanan bagi pengguna jalan.

Sementara itu, Travoy Rest KM 88B dikembangkan dengan menonjolkan pemberdayaan UMKM lokal melalui penyediaan produk-produk khas Nusantara. Di lokasi tersebut, Jasa Marga juga menerapkan sistem pengelolaan sampah terpadu yang mencakup pemilahan, pengolahan hingga pemanfaatan kembali menjadi pupuk organik. Konsep tersebut dijadikan showcase pengelolaan lingkungan sebagai bagian dari penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

Selain transformasi layanan fisik, Jasa Marga terus memperkuat digitalisasi melalui Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC) yang berfungsi sebagai pusat kendali operasional jalan tol selama 24 jam. Fasilitas ini didukung lebih dari 3.500 kamera pengawas (CCTV), Traffic Counting System, Variable Message Sign (VMS), Speed Camera, Weigh in Motion (WIM), radar lalu lintas, teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), serta analisis big data. Infrastruktur tersebut memungkinkan pemantauan sekitar 3,5 juta kendaraan setiap hari sekaligus mempercepat respons terhadap kondisi darurat, rekayasa lalu lintas, dan penyampaian informasi kepada pengguna jalan.

Dony Oskaria mengatakan pesan utama Presiden Republik Indonesia adalah memastikan kualitas pelayanan BUMN kepada masyarakat terus meningkat. Menurutnya, pemanfaatan teknologi perlu dioptimalkan agar masyarakat memperoleh informasi lalu lintas secara akurat sekaligus mempercepat penanganan berbagai kejadian di jalan tol. Ia juga menilai peningkatan kualitas rest area merupakan bagian penting dari layanan jalan tol karena pengguna jalan berhak mendapatkan fasilitas istirahat yang aman dan nyaman.

Dony menambahkan, transformasi yang dilakukan Jasa Marga sejalan dengan arah Danantara Indonesia dalam menciptakan nilai melalui pelayanan yang unggul (service excellence). Ia mengapresiasi peningkatan layanan yang tidak hanya berfokus pada operasional jalan tol, tetapi juga menghadirkan kenyamanan dan nilai tambah bagi masyarakat. Sebagai pengelola jalan tol terbesar di Indonesia, Jasa Marga menyatakan akan terus memperkuat inovasi, digitalisasi, dan penerapan prinsip keberlanjutan untuk menghadirkan layanan yang aman, nyaman, lancar, serta mendukung daya saing infrastruktur nasional. (end)