DANANTARA : PENGUATAN IHSG BUKTI INVeSTOR PERCAYA FUNDAMENDAL RI
Share via
Kategori
Ekonomi Bisnis
Terbit Pada
15 June 2026
16525316
IQPlus, (15/6) - Danantara Indonesia menilai penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menjadi sinyal positif meningkatnya kepercayaan investor terhadap prospek perekonomian nasional.
Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia sekaligus Kepala BP BUMN Dony Oskaria mengatakan apresiasi pasar modal menjadi bukti investor semakin melihat potensi jangka panjang Indonesia berdasarkan kondisi fundamental yang solid.
"Kita tentu berterima kasih kepada seluruh investor yang menunjukkan kepercayaan terhadap fundamental ekonomi kita maupun fundamental perusahaan-perusahaan Indonesia. Kinerja yang baik tersebut membuat IHSG menguat cukup signifikan, termasuk rupiah yang juga menunjukkan penguatan," kata Dony usai Flag Off BTN Jakarta International Marathon di Monas, Jakarta, Minggu.
Optimisme pasar tersebut mencerminkan keyakinan investor terhadap kuatnya fundamental ekonomi Indonesia serta kinerja perusahaan-perusahaan nasional.
Menurut Dony, pergerakan pasar dalam jangka pendek memang dapat dipengaruhi oleh berbagai sentimen. Namun, investor pada akhirnya akan kembali menilai berdasarkan kekuatan ekonomi nasional dan kinerja masing-masing perusahaan.
"Tentu ada isu dan sentimen yang cukup mempengaruhi, tetapi pada akhirnya seluruh investor akan melihat fundamental daripada perusahaan maupun negara," katanya.
Dony menambahkan perusahaan-perusahaan nasional khususnya BUMN masih memiliki fundamental yang kuat di berbagai sektor strategis. Kondisi tersebut menjadi modal penting untuk terus meningkatkan nilai perusahaan sekaligus menjaga kepercayaan investor.
"Teman-teman bisa melihat fundamental perusahaan kita, baik perbankan, tambang, infrastruktur maupun perusahaan BUMN lainnya semuanya bagus," ujar dia.
Terkait aksi korporasi seperti pembelian kembali (buyback) saham oleh perusahaan BUMN, ia mengatakan hal tersebut merupakan mekanisme bisnis yang wajar apabila perusahaan melihat harga saham belum mencerminkan nilai fundamental sebenarnya.
"Buyback itu sebetulnya proses yang normal. Kalau kita melihat saham kita terlalu rendah, tentu pasti kita ambil. Sayang kan daripada investasi di tempat lain, lebih baik kita investasi dengan saham kita sendiri," kata Dony.
Dony optimistis kepercayaan investor terhadap Indonesia akan semakin kuat seiring solidnya fundamental ekonomi nasional dan transformasi perusahaan-perusahaan BUMN.
"Kalau barang bagus, tentu sayang kalau tidak kita optimalkan," ujar dia. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
